Bantah Ribut dengan Go-Jek, Pimpinan Demo: yang Ribut Taksi Vs Taksi!

Bantah Ribut dengan Go-Jek, Pimpinan Demo: yang Ribut Taksi Vs Taksi!

Wisnu Prasetiyo - detikNews
Selasa, 22 Mar 2016 14:11 WIB
Bantah Ribut dengan Go-Jek, Pimpinan Demo: yang Ribut Taksi Vs Taksi!
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) selaku inisiator aksi demonstrasi menegaskan kericuhan yang terjadi hari ini adalah gesekan antar sopir taksi dengan sopir taksi. PPAD menegaskan tidak ada keributan antara para sopir angkutan umum konvensional dengan sopir angkutan online.

"Kami sampaikan aksi ini kami tidak turun semua. Jadi ini anggota kami sesalkan ada yang sesama sopir tidak turun. Jadi ini ributnya antara taksi dengan taksi, tidak ada instruksi dari PPAD untuk itu (anarkis)," ujar humas PPAD Suharto, di Gedung Kemenkominfo, Jl Medan Merdeka Barat, Selasa (22/3/2016).

Suharto mengatakan, sopir taksi yang demo hari ini belum seluruhnya turun. Hari ini dia mengatakan, sopir taksi yang turun hanya 20 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami katakan sekarang cuma 20 ribu, Anda bisa bayangkan pemilik taksi turun semua. Bisa lebih banyak, ada yang punya 29 ribu (per pool) ada yang punya 20 ribu," ucapnya.



Suharto mengatakan, aksi anarkis yang terjadi bukan kehendak paguyubannya. Dia mengatakan insiden kericuhan terjadi karena massanya ramai.

"Ini jumlahnya banyak, kami tidak bisa hindari kalau ada seperti ini," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, di ruas Soedirman, Jakarta Pusat, terjadi keributan antara Driver Go-Jek dengan Sopir taksi. Mereka sampai lempar-lemparan batu di sekitaran Hotel Le-Meredien. Aksi ini tidak berlangsung lama karena langsung diredam petugas kepolisian. (rvk/erd)


Berita Terkait