Jalan Gerbang Pemuda Chaos, Driver Go-Jek di-sweeping Sopir Taksi

Jalan Gerbang Pemuda Chaos, Driver Go-Jek di-sweeping Sopir Taksi

Jabbar Ramdhani - detikNews
Selasa, 22 Mar 2016 12:45 WIB
Jalan Gerbang Pemuda Chaos, Driver Go-Jek di-sweeping Sopir Taksi
Foto: Jabbar Ramdhani
Jakarta - Demo sopir taksi berlangsung anarkistis. Driver Go-Jek disweeping sopir taksi dari Express dan Blue Bird. Akibatnya Jalan Gerbang Pemuda, Senayan chaos.

Aksi ini bermula dari salah seorang driver Go-Jek yang menabrak sopir taksi di Jl Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta, Selasa (22/3/2016). Sopir taksi yang mengenakan baju biru itu dibawa ke RSAL Mintohardjo, di Benhil. Sementara sopir taksi lainnya terpancing akibat kejadian tersebut.

Terlebih mereka dapat isu driver Go-Jek akan menyerang. Karena itu mereka mempersiapkan diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah kejadian tabrakan itu, ada oknum entah dari pihak manaย  membawa bensin. Setelah sebuah benda dinyalakan, api menyala di tengah jalan Gerbang Pemuda.

Setelah kejadian tersebut, lewat lagi satu driver Go-Jek. Karena masih panas tensinya, sopir taksi mensweeeping driver Go-Jek. Driver tersebut dijatuhkan dari motornya dan dirusak motornya. Akibatnya jok lepas dari motor dan kunci motor diambil oleh sopir taksi.

Kejadian ini cepat diatasi oleh polisi. Akhirnya driver Go-Jek diminta melepas jaket oleh polisi lalu kemudian diminta pergi dari lokasi.


Setelah itu, satu driver Go-jek lagi terkena sweeping oleh sopir taksi. Motornya jatuh dan beberapa orang mengejar. Ada yang memukul, menendang dan merusakkan motornya dengan memukul galah panjang ke motor tersebut sehingga menyebabkan kaca lampu motor pecah.

Driver sempat lari dari lokasi. Polisi akhirnya datang dan driver Go-Jek tersebut langsung menggunakan motornya lagi kemudian meninggalkan lokasi.



Hingga berita ini diturunkan, sopir taksi masih mencari dan melakukan sweeping. Meski demikian, pengamanan petugas sudah lebih keras terhadap mereka dengan membawa sebilah bambu.

"Kalian ini lama-lama makin kurang ajar! Diberi kesempatan malah makin kurang ajar!" teriak salah seorang polisi yang berjaga. (nwy/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads