Puluhan mobil taksi Blue Bird-Express dan bajaj diparkirkan para pendemo di Jalan Gatot Subroto, yang mengarah ke Slipi, tepatnya di depan gerbang DPR, Selasa (22/3/2016) pukul 10.35 WIB. Mobil-mobil itu diparkirkan di badan jalan, hingga lalin menuju Slipi dialihkan belok ke Senayan di JCC.
Di seberangnya, di Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Semanggi, kondisinya tak jauh berbeda. Puluhan mobil taksi Blue Bird dan Express juga diparkir hingga menutup dua jalur, dari tiga jalur yang ada. Pukul 10.37 WIB, terlihat sopir taksi di seberang DPR mulai memenuhi jalan. Meski demikian, lalin menuju Slipi masih bisa dilewati. Lalin di Tol Dalam Kota di kedua arah juga padat, namun tetap bisa dilalui.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi lalin Jl Gatsu di seberang gedung DPR yang mengarah ke Semanggi |
Sementara di depan gerbang DPR, ratusan sopir taksi yang memakai seragam biru Blue Bird dan Express berdemo di depan Gedung Parlemen. Gerbang gedung yang tinggi sudah tertutup spanduk-spanduk berisi materi tuntutan.
"Kami Minta Keadilan, Uber dan Grabcar Dibubarkan," demikian bunyi salah satu spanduk.
"Stop Illegal Transportation," bunyi spanduk lainnya.
Para pendemo yang terdiri dari sopir taksi dan bajaj berorasi di depan gerbang parlemen. Mereka naik ke mobil bak yang membawa sound system dan menyampaikan tuntutan. (tor/van)











































Kondisi lalin Jl Gatsu di seberang gedung DPR yang mengarah ke Semanggi