Penjual dan Agen Kulit Harimau di Aceh Dibekuk Polisi, Pemilik Melarikan Diri

Penjual dan Agen Kulit Harimau di Aceh Dibekuk Polisi, Pemilik Melarikan Diri

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 21 Mar 2016 18:37 WIB
Penjual dan Agen Kulit Harimau di Aceh Dibekuk Polisi, Pemilik Melarikan Diri
Foto: Agus Setyadi/detikcom
Banda Aceh - Tim Direktorat Kriminal Khusus Polda Aceh menangkap satu orang agen penjualan kulit harimau sumatera di Desa Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang, Bireuen, Aceh. Dua kulit beserta satu bungkus tulang harimau sumatera ikut diamankan.

Dua kulit dan tulang harimau ditaruh di ruang Humas Polda Aceh saat digelar konferensi pers, Senin (21/3/2016). Baunya menusuk hidung. Seorang tersangka berinisial AS (45) asalΒ  Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar turut dihadirkan. Ia mengenakan baju tahanan dan masker penutup wajah.

Foto: Agus Setyadi/detikcom

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Aceh, AKBP Mirwazi, mengatakan, pelaku yang berperan sebagai agen penjualan ditangkap polisi pada Kamis 17 Maret sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum dibekuk, polisi sudah melakukan penyelidikan selama tiga hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anggota kita kemudian melakukan penyamaran untuk membeli dan saat pelaku menunjukkan barang kita tangkap," kata Mirwazi kepada wartawan.

Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya perdagangan satwa dilindungi berupa kulit harimau sumatera. Pelaku AS memperoleh barang tersebut dari M (45) asal Takengon, Aceh Tengah Aceh.

"M pemilik barang melarikan diri dan sekarang kita jadikan DPO (Daftar Pencarian Orang)," jelasnya.

Foto: Agus Setyadi/detikcom

Berdasarkan pengakuan kepada polisi, AS mengaku baru kali ini terlibat dalam praktik penjualan kulit harimau. Sedangkan M (DPO) sudah pernah ditangkap polisi pada 2014 silam dan disidang di Aceh Tengah.

"Barang bukti berupa kulit harimau yang kita amankan ini diduga diperoleh dari kawasan hutan di Aceh Tengah," jelasnya.

"Kedua harimau tersebut kita perkirakan berusia sekitar 4 sampai 5 tahun dan untuk jenis kelaminnya kita belum tahu. Masih menunggu pemeriksaan dari tim ahli," ungkap Mirwazi. (trw/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads