"Saya ingin katakan, dalam perayaan Hari Hutan Internasional, kita secara internasional perspektif kepentingan dunia kita sudah posisikan hutan sebagai penopang kehidupan yang sangat penting," ujar Menteri Siti Nurbaya di kantornya, Jl Gatot Subroto, Senin (21/3/2016).
Dalam peringatan HHI 2016, Menteri Siti mengatakan hutan memiliki peran strategis untuk menopang kehidupan yang harus diwujudkan dalam pengelolaan yang baik, berwawasan lingkungan. Serta keseimbangan antara konservasi dan ekonomi untuk mendorong kemandirian energi dan kedaulatan pangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara ini juga dihadiri perwakilan dari WWF Effransyah dan praktisi Kehutanan lainnya. Peringatan HHI tahun ini diusung dengan tema membangun hutan dan lingkungan untuk ketersediaan udara dan air bersih. Siti menyebut saat ini Kementerian LHK mengurusi bagian hulu misalnya dengan reboisasi untuk membuat mata air.
"Jadi memang bukan hanya teori tapi fakta di lapangan kalau kita tanam pohon yang baik itu mata airnya jadi," kata Siti.
Selain ketersediaan air, ada juga fauna-fauna yang bergantung dengan hutan sehingga kalau ekosistem hutan baik maka bisa menjasi rumah bagi tanaman dan satwa liar. Sebagai contoh, Badak Sumatera ditemukan di Kalimantan adalah salah satu contoh tersisanya satwa langka di dalam hutan yang masih baik.
Oleh karena itu Menhut Siti masih punya pekerjaan rumah untuk melakukan perbaikan hutan. Ia menyebut akam memperbaiki tata kehutanan Indonesia dengan mendorong di tingkat tapak (KPH), lembaga itu sudah ada di daerah.
Lalu, upaya dalam mengatasi deforestasi dan degradasi hutan terutama untuk mencegah kebakaran hutan."Koreksi keberpihakan, tekankan aspek konservasi nyata dan keterlibatan masyarakat. Yang di lapangan juga disesuaikan dalam hal penghijauan," kata Siti.
Terkait penegakan hukum pada pelanggar dan pelaku pembakaran hutan atau pembalakan liar akan ditindak tegas. Saat ini Siti menyebut data hingga tanggal 14 Maret kemarin jumlah pelaku pembakar hutan yang diamankan ada 41 di Riau, di Jambi ada 10, di Sumsel ada 9, dan Kalbar ada 4. (rvk/rvk)











































