Danrem Todulaku Kolonel Saiful Anwar Dikenal Sebagai Pemimpin yang Tegas

Heli TNI Jatuh di Poso

Danrem Todulaku Kolonel Saiful Anwar Dikenal Sebagai Pemimpin yang Tegas

M Iqbal, Idham Kholid - detikNews
Senin, 21 Mar 2016 09:26 WIB
Danrem Todulaku Kolonel Saiful Anwar Dikenal Sebagai Pemimpin yang Tegas
Foto: Ilustrasi heli (dok.detikcom)
Jakarta - Salah satu prajurit TNI yang gugur dalam musibah jatuhnya helikopter di Poso, Sulteng adalah Danrem 132/Todulaku Kolonel Inf Saiful Anwar. Saiful dikenal sebagai pemimpin yang sangat tegas.

"Beliau orang yang sangat tegas, kemudian dalam pelaksanaan tugas juga tegas," ucap Kapendam VII/Wirabuana Kolonel Inf I Made Sutia kepada detikcom, Senin (21/3/2016).

Dalam penerbangan ke Poso itu, Kolonel Saiful Anwar bersama 12 prajurit TNI AD sedang dalam tugas Operasi Tinombala yang dimulai sejak Januari 2016. Operasi Tinombala adalah operasi perburuan kelompok teroris Santoso oleh ribuan prajurit TNI dan Polri.
Danrem Todulaku Kolonel Saiful Anwar (http://korem132tadulako.blogspot.co.id)
Saiful termasuk yang memimpin operasi tersebut. Dalam operasi, tak sekali terjadi baku tembak antara anggota dengan kelompok teror. "Beliau orang yang berhasil dalam setiap pelaksanaan tugas," lanjut Made.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Jenazah Korban Jatuhnya Heli di Poso Diterbangkan ke Rumah Duka Hari Ini

Kolonel Saiful Anwar diketahui menjabat sebagai Danrem 132/Todulaku menggantikan Brigjen TNI Herianto Syahputra yang dipromosikan menjadi Komandan Pusat Intelijen Angkatan Darat (Danpusintelad).

Syaiful sebelumnya menduduki jabatan Aster Kodam II/Sriwijaya. Acara lepas sambut keduanya digelar oleh Pemprov Sulteng di rumah jabatan Gubernur pada Sabtu (5/9/2015).

Korem 132/Tadaluko di Palu yang dipimpin Saiful berada di bawah Kodam Militer VII/Wirabuana. Kodam ini merupakan Komando Kewilayahan Pertahanan yang meliputi Sulut, Gorontalo, Sulbar, Sulteng, Sulsel, dan Sulteng.

Korem 132/Tadulako sendiri membawahi empat Kodim dan dua Batalyon Infantri, yaitu Kodim 1305/Boul Toli-Toli, Kodim 1306/Donggala, Kodim 1307/Poso, Kodim 1308/Luwuk Banggai, Yonif 711/Raksatama, Yonif 714/Sintu Maroso.

Kadispen TNI AD Brigjen Muhammad Sabrar Fadilah mengatakan TNI kehilangan prajurit terbaik dalam musibah jatuhnya heli di Poso pada pukul 17.55 WITA, Minggu (20/30) kemarin.

"Saya kira beliau adalah beliau prajurit terbaik TNI AD. Kita semua berduka, kehilangan prajurit-prajurit terbaik," ucap Sabrar dihubungi terpisah, Senin (21/3)

"Beliau sedang melakukan tugas perbantuan kepada Polri," imbuhnya.



Berikut 13 Prajurit TNI yang gugur tersebut adalah:

1. Kolonel Inf Saiful Anwar (Danrem 132/Todulaku)
2. Kolonel Heri (BAIS)
3. Kolonel Inf Ontang RP (Satgas Intel Imbangan)
4. Letkol Cpm Tedy (Dandenpom)
5. Mayor Inf Faqih (Kapenrem)
6. dr Kapt Yanto
7. Prada Kiki (Ajudan Danrem)
8. Kapten Cpn Agung
9. Lettu Cpn Wiradi
10. Letda Cpn Tito
11. Serda Karmin
12. Sertu Bagus
13. Pratu Bangkit


(bal/faj)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads