Recovery Aceh Harus Islami

KAMMI NAD Demo:

Recovery Aceh Harus Islami

- detikNews
Senin, 14 Mar 2005 17:27 WIB
Banda Aceh - Recovery Aceh harus bersendikan nilai-nilai yang Islami dan jauh dari berbagai kepentingan politik. Lembaga-lembaga bantuan diharapkan tidak membawa misi sekulerisasi dan juga pemurtadan. Demikian tuntutan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) NAD, Senin (14/3/2005).Tuntutan itu diorasikan oleh belasan aktivis KAMMI NAD yang menggelar aksi demo di depan gedung rektorat Universitas Syiah Kuala. Semula, aksi ini akan digelar di kawasan simpang lima, Banda Aceh. Tapi karena belum mengirimkan surat izin, rombongan pendemo dihentikan di depan kantor Imigrasi NAD, Jalan T.Nyak Arief, Banda Aceh, oleh beberapa intel dari Polresta Banda Aceh.Setelah dicapai kesepakatan, akhirnya para aktivis KAMMI menggelar aksinya di kawasan kampus Unsyiah. Dalam tuntutannya, KAMMI juga meminta diberlakukan kawasan berbusana muslim di seluruh Aceh."Jika tidak, maka akan terjadi ledakan sosial. Budaya hedonisme pelan-pelan nanti bisa mempengaruhi budaya Aceh dan itu bisa merusak budaya Aceh," ujar Junardi, ketua KAMMI NAD apda sejumlah wartawan, Senin (14/3/2005).Selain aktivis KAMMI NAD, para pendemo juga berasal dari KAMMI Yogyakarta dan Sumatera Utara yang tergabung dalam KAMMI Peduli Tsunami. Aksi berjalan damai, meski tiga roang anggota Brimob dengan senjata lengkap, terus mengawasi jalannya aksi, sekitar 30 menit. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads