Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir bandang terjadi pada Minggu (20/3/2016) pukul 14.45 WIB. Arus banjir itu membawa material lumpur sehingga sempat menutup akses jalan tembus Magelang-Boyolali.
"Satu orang terseret banjir bandang sehingga meninggal dunia," kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Satu orang luka ringan dan 2 orang trauma dengan kejadian tersebut," ujarnya.
Selain itu, lanjut sutopo, satu jembatan yang menjadi penghubung Dusun Gratan Desa Wonolelo dengan Dusun Citran Desa Jrakah Kecamatan Selo, Boyolali juga rusak berat akibat banjir bandang tersebut.
"BPBD bersama TNI, Polri, Damkar, Dinas PU, relawan bersama masyarakat membersihkan material lumpur yang menutup jalan. Pada pukul 20.30 Wib, kondisi jalan sudah dapat dilalui kendaraan kembali," terangnya.
Sementara itu, Sutopo menuturkan, banjir bandang juga melanda Kampung Sukasar RT 04 RW 05 Desa Padaawas, Kecamatan Pasir Wangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Sabtu (19/3/2016) pukul 15.00 Wib. Banjir bandang itu terjadi akibat luapan Sungai Cimanuk Hulu.
"Sebanyak 14 rumah terendam banjir hingga 1 meter. Dua unit rumah rusak berat. BPBD Kab. Garut bersama Muspika setempat telah melakukan evakuasi dan gotong royong untuk perbaikan rumah yang terdampak," ucapnya. (idh/miq)










































