Hatta Rajasa Ikuti Perkembangan Panasnya Bursa Cagub DKI

Hatta Rajasa Ikuti Perkembangan Panasnya Bursa Cagub DKI

Elza Astari Retaduari - detikNews
Senin, 21 Mar 2016 01:52 WIB
Hatta Rajasa Ikuti Perkembangan Panasnya Bursa Cagub DKI
Foto: Hatta dan CT jadi pembicara di forum Demokrat (Dok. Leo Delly/Tim Edhie Baskoro Yudhoyono)
Surabaya - Lama tak muncul di kancah politik, tidak membuat seorang Hatta Rajasa absen akan isu-isu terkini. Politisi senior PAN tersebut mengaku terus mengikuti peta politik, termasuk soal Pilgub DKI.

Saat dimintai komentar soal bursa cagub DKI, terutama dari partainya, Hatta tidak berkomentar banyak. Ia juga belum mau menyebut siapa tokoh yang menurutnya tepat untuk diusung dalam Pilgub DKI 2017 mendatang.

"Saya belum bisa berkomentar soal itu, masih mengikuti saja perkembangan. Perkembangan politik saya mengikuti," ungkap Hatta di Harris Hotel, Gubeng, Surabaya, Minggu (20/3/2016).

Mantan Ketum PAN tersebut mengaku saat ini lebih banyak menjadi pembicara mengenai isu-isu soal perekonomian. Tapi bukan berarti Hatta tidak memperhatikan kondisi politik yang tengah berlangsung Indonesia.

"Kalau ekonomi saya banyak ceramah, adviser di sejumlah tempat. Tapi saya tetap kader PAN, tetap mengikuti perkembangan politik," tuturnya.

Seperti yang dilakukan Hatta di Surabaya, Hatta menjadi pembicara dalam rapat konsolidasi Partai Demokrat dalam kapasitas mantan Menko Perekonomian di era SBY. Selain Hatta, Chairul Tanjung yang juga merupakan mantan Menko Perekonian turut diundang menjadi pembicara.

"Tadi bicara soal situasi ekonomi global. Kemudian juga pengalaman-pengalaman. Kan teman-teman sudah tau semua saya mantan menko," jelas Hatta.

Sementara itu Ketum PD Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan forum diskusi tentang perekonomian diselenggarakan agar kader memiliki tambahan pengetahuan terkait situasi dunia ekonomi saat itu. Rapat konsolidasi dihadiri oleh seluruh Ketua DPD PD se-Indonesia.

"Kita juga berdiskusi tentang perkembangan dan dinamika perekonomian. Termasuk investasi dan bisnis, baik dari perspektif dunia, kawasan maupun nasional sehingga kita makin mengetahui apa yang tengah terjadi di negara ini khususnya dalam sisi perekonomian," jelas SBY di lokasi yang sama.

Dengan mendapat tambahan masukan soal dunia investasi dan bisnis, pimpinan DPD dapat memahami peta perekonomian di daerah. Sehingga tidak buta akan kebijakan-kebijakan pemerintah, khususnya di bidang ekonomi.

"Harapannya agar pemerintah menemukan resep yang tepat, solusi yang ces pleng, dengan demikian hasilnya juga nyata," tutup Presiden RI ke-6 itu.

(ear/miq)


Berita Terkait