Pencurian mobil ini tergolong unik lantaran tidak biasanya mobil damkar menjadi sasaran pencurian. Polisi pun menyebut tentang pelaku pencurian yang mungkin iseng atau melakukan perbuatan itu karena pengaruh alkohol.
"Pelakunya masih penyelidikan. Apakah iseng atau mabuk, yang jelas dia tahu kondisi di situ. Tapi siapa orangnya belum kita pastikan," ucap Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Nasriadi saat dihubungi detikcom, Minggu (20/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat kejadian itu para petugas mengaku tengah beristirahat sehingga tidak terpantau. Mobil itu kan kuncinya stand by di mobil," ujar Nasriadi.
Saat pagi hari, petugas piket kaget lantaran mobil bernopol B 9871 OQ itu tidak ada di tempatnya. Mereka pun melapor ke polisi untuk mencari keberadaan mobil pelat merah itu.
Mobil akhirnya ditemukan di lokasi car free day (CFD) di dekat halte busway Sarinah, Jalan MH Thamrin, dalam kondisi mogok. Kontributor pasangmata.com, Maria Fransisca, sempat mengabadikan mobil damkar yang terparkir di tengah jalan tersebut.
"Itu posisi mobilnya di depan halte busway Sarinah. Saya penasaran saja karena sampai sekitar pukul 09.00 WIB mobil itu masih di situ. Lalu saya tanya ke satpam Sarinah, 'Enggak ngerti, Mbak. Saya juga bingung,' Jadi enggak tahu itu mobil damkar mana," kata Maria saat dihubungi detikcom.
Untuk membawa pergi mobil damkar itu perlu upaya ekstra. Mobil tidak bisa jalan saat distarter. Lalu didatangkan aki dari pos damkar, tetap saja tidak bisa jalan. Akhirnya mobil derek pun didatangkan. Mobil damkar berhasil dibawa pergi dari Jl MH Thamrin di siang hari seiring berakhirnya CFD.
(dhn/nrl)











































