Seychelles Ikut Berduka dan Berkabung untuk Seluruh Korban FlyDubai

Seychelles Ikut Berduka dan Berkabung untuk Seluruh Korban FlyDubai

Herianto Batubara - detikNews
Minggu, 20 Mar 2016 09:32 WIB
Seychelles Ikut Berduka dan Berkabung untuk Seluruh Korban FlyDubai
Nico Barito (Foto: dok. detikcom)
Jakarta - Ucapan duka masih terus mengalir untuk korban tragedi pesawat FlyDubai Boeing 737-800 yang jatuh pada Sabtu (19/3) di Bandara Rostov-on-Don, Rusia. Peristiwa nahas itu menewaskan sebanyak 55 penumpang dan 7 awak pesawat.

"Hari ini Seychelles bergabung dengan Rusia berkabung untuk tragedi Pesawat FlyDubai. Kami sama-sama berduka dengan banyak jiwa lain karena salah satu awak pesawat yang tewas di luar negeri adalah salah seorang warga negara kami, Mr. Alex Confait (23). Dengan simpati tulus saya," kata Duta Besar Khusus Seychelles untuk ASEAN Nico Barito dalam keterangannya, Minggu (20/3/2016).

Seychelles adalah negara kepulauan di Samudera Hindia. Seychelles atau Republik Seychelles merupakan bekas jajahan negara Inggris dan memperoleh kemerdekaannya pada 29 Juni 1976.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti disampaikan maskapai FlyDubai melalui akun Facebook-nya, Sabtu (19/3/2016), disebutkan ada 55 penumpang dari empat negara di dalam pesawat dengan nomor penerbangan FZ981 yang mengudara dari Dubai menuju Rostov-on-Don tersebut.

"Terdapat 44 warga Rusia, 8 warga Ukraina, 2 warga India dan satu warga Uzbekistan," demikian pernyataan maskapai Flydubai, yang merupakan maskapai low budget yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab.

"Pada momen ini, pikiran dan doa kami bersama keluarga para penumpang dan awak yang ada di dalam pesawat tersebut," imbuh pernyataan tersebut.

Pihak FlyDubai telah memastikan tidak ada korban selamat dalam insiden ini. Namun FlyDubai tidak menyebut lebih lanjut kewarganegaraan para awak pesawatnya.

Kotak Hitam dari FlyDubai Boeing 737-800 telah ditemukan dan dalam kondisi baik. Tahap utama dalam proses pencarian di lokasi kejadian telah selesai. Seluruh tubuh korban sudah dikumpulkan dan dikirim ke analis forensik.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga korban. Hari Minggu ini dinyatakan sebagai hari berkabung di seluruh Rusia. (hri/hri)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini