"Hari ini Seychelles bergabung dengan Rusia berkabung untuk tragedi Pesawat FlyDubai. Kami sama-sama berduka dengan banyak jiwa lain karena salah satu awak pesawat yang tewas di luar negeri adalah salah seorang warga negara kami, Mr. Alex Confait (23). Dengan simpati tulus saya," kata Duta Besar Khusus Seychelles untuk ASEAN Nico Barito dalam keterangannya, Minggu (20/3/2016).
Seychelles adalah negara kepulauan di Samudera Hindia. Seychelles atau Republik Seychelles merupakan bekas jajahan negara Inggris dan memperoleh kemerdekaannya pada 29 Juni 1976.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terdapat 44 warga Rusia, 8 warga Ukraina, 2 warga India dan satu warga Uzbekistan," demikian pernyataan maskapai Flydubai, yang merupakan maskapai low budget yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab.
"Pada momen ini, pikiran dan doa kami bersama keluarga para penumpang dan awak yang ada di dalam pesawat tersebut," imbuh pernyataan tersebut.
Pihak FlyDubai telah memastikan tidak ada korban selamat dalam insiden ini. Namun FlyDubai tidak menyebut lebih lanjut kewarganegaraan para awak pesawatnya.
Kotak Hitam dari FlyDubai Boeing 737-800 telah ditemukan dan dalam kondisi baik. Tahap utama dalam proses pencarian di lokasi kejadian telah selesai. Seluruh tubuh korban sudah dikumpulkan dan dikirim ke analis forensik.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga korban. Hari Minggu ini dinyatakan sebagai hari berkabung di seluruh Rusia. (hri/hri)










































