Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, longsor tersebut terjadi pada pukul 12.30 WIB, Sabtu (19/3/2016). Saat itu Desa Purwasari sudah diguyur hujan selama 30 menit.
"Pada pukul 12.30 WIB terjadi retakan kedua di beberapa rumah. Dampaknya 11 rumah mengalami retakan," ujar Sutopo dalam pesan singkatnya kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Sutopo mengatakan, penyebab longsor karena hujan deras dan kondisi rumah di sana rawan longsor.
"Masih ada 16 rumah yang terancam longsor di wilayah itu termasuk 1 masjid," imbuhnya.
Longsor tersebut membuat 2 kepala keluarga dievakuasi karena rumahnya terancam mengalami retakan yang lebih parah. "Sementara warga dievakuasi menggunakan tenda dan sebagian ke rumah kerabatnya," ujar Sutopo. (rvk/trw)












































