Usai melakukan blusukan, Hasnaeni tiba di kantor DPP PPP sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu (19/3/2016) menggunakan pakaian dan kerudung serba putih, Hasnaeni menjelaskan bahwa tak menutup kemungkinan nantinya dirinya akan Berduet dengan Lulung di Pilgub DKI 2017.
"Tentu kita juga akan mendengar pak haji (Lulung) ingin maju sebagai calon di DKI. Saya sebagai Hasnaeni tidak menutup kemungkinan, kalau Allah mempersatukan kita bisa bersama, karena kita punya keinginan yang sama membangun ibukota 7 kali lebih baik dari Pak Ahok," ujar Hasnaeni di hadapan pengurus DPP PPP dan wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Dia menambahkan, apabila nantinya dirinya terpilih untuk memimpin Jakarta bersama Lulung, dirinya akan menjadi pemimpin yang santun namun tegas tanpa menyakiti hati masyarakat. Karena menurutnya kedekatan dengan masyarakat dapat dilakukan tanpa mengeluarkan kata-kata kasar.
"Tentu kan partai akan melihat kandidat mana yang diusung. Dan yang paling bisa diusung adalah sosok yang bisa menyatu dengan masyarakat. Jangan sampai kita terlalu jauh dengan mereka, kalau terlalu jauh kita tidak akan bisa apa-apa. Saya kira menjadi pemimpin yang tegas tidak perlu berkata kasar dan menyakiti perasaan masyarakat. Memang Jakarta ini keras, namun masyarakat butuh pemimpin yang dapat mengayomi," jelasnya diplomatis.
Lulung yang sedari awal mendampingi wanita emang mengatakan, bahwa sebagai perempuan, Hasnaeni dinilainya memiliki potensi besar untuk menjadi seorang pemimpin yang mengayomi. Dia sempat menawarkan Hasnaeni untuk bergabung dengan DPP PPP nantinya.
"Saya banyak juga mendengar bahwa ibu akan menjadikan Jakarta setrata dengan ibu kota lainnya. Ibu merupakan wanita luar biasa karena keinginannya utk melakukan pembangunan ibukota 7 kali lebih cepat dibanding gubernur Basuki Tjahaja Purnama," kata Lulung.
"Saya harap nantinya ibu dapat mengikuti kegiatan partai kami nantinya. Tadi saya tawarkan juga, tahun depan ibu bisa masuk PPP, dan bisa jadi wakil ketua DPP PPP," kata Lulung.
Mendengar hal itu, Hasnaeni memberikan jawaban yang diplomatis.
"Saya kira tawarannya ke PPP alhamdulillah akan saya pertimbangan. Kebetulan cincin saya sedang kuncup, warnanya sudah hijau. InsyaAllah nantinya ketika kita memimpin Jakarta cincin saya akan mekar," kata dia sambil tersenyum. (rni/rvk)












































