DetikNews
Sabtu 19 Maret 2016, 01:52 WIB

Tipu Warga Palembang, Pasutri Pelaku Hipnotis Ditangkap

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Tipu Warga Palembang, Pasutri Pelaku Hipnotis Ditangkap Foto: Chaidir Anwar Tanjung / Detikcom
Palembang - Sepasang suami istri (Pasutri) terlibat dalam kasus penipuan lewat hipnotis. Korbannya sudah ada 30 orang dan kini keduanya berhasil ditangkap pihak Polresta Palembang.

Pasutri itu adalah, Aris Topiana (32) dan istrinya Sri Asniar (31) yang merupakan warga Jl Dwi Kora II, Palembang. Kasus ini bisa terungkap berkat adanya korban yang gagal dihipnotis. Korban yang gagal dihipnotis lantas melaporkan ke pihak kepolisian.

"Dari laporan itu, kita kembangkan dan berhasil menangkap terlebih dahulu istrinya. Setelah diinterogasi, selanjutnya kita tangkap suaminya," kata Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede kepada detikcom, Jumat (18/3/2016).

Dari korban yang gagal dihipnotis, lanjut Maruly, lantas mengembangkan kembali. Pada 3 Desember 2015, ada korban yang melapor telah dihipnotis dengan kerugian Rp 30 juta dalam bentuk emas.

"Kita memanggil korban yang sudah mengalami kerugian lewat tipuan hipnotis. Setelah kita pertemukan, korban menyebut bahwa benar pelakunya adalah pasutri tersebut," kata Maruly.

Korban yang mengalami kerugian pada akhir tahun 2015 lalu, adalah, Rutina (58) warga Komplek Pemda Kel Talang Kelapa Kec Alang-alang Lebar, Palembang. Maruly menjelaskan, dalam aksinya pasutri ini mengendarai sepeda motor Yamaha Pino untuk mendatangi rumah korban.

Suami menunggu di seberang jalan, si istri masuk ke rumah korban Rutina dengan modus menanyakan alamat. Selanjutnya, bahu korban ditepuk dan langsung terhipnotis tak sadarkan diri. Korban menuruti apa yang diperintah pelaku.

"Saat itu pelaku mengambil seluruh perhiasan yang disimpan korbannya. Dari kalung, gelang, cincin emas yang nilainya mencapai Rp 30 juta," kata Maruly.

Setelah emas berhasil diambil, pelaku meninggalkan rumah korban dan kabur bersama suaminya. Belakangan korban menyadari jika dirinya sudah tertipu lewat hipnotis. Kasus inipun lantas dilaporkan ke polisi. Pasutri ini ditangkap pada Kamis (17/3) malam.

Kini kedua pelaku mendekam dalam tahanan Polresta Palembang. Keduanya mengaku, bahwa mereka sudah melakukan hipnotis dengan korban 30 orang. Saat ini dari penyelidikan, ada 6 korban yang sudah membuat laporan yang sama. Mereka semua mengenali wajah kedua pelaku.

"Kita lagi meminta keterangan kedua tersangka di mana saja korbannya," kata Maruly.

Dari pengakuan tersangka, lanjut Maruly, pasutri ini mendapat ilmu hipnotis dari seorang dukun. "Pengakuan seperti itu (belajar ke dukun. Keduanya mengaku berguru pada orang pintar. Modusnya macam-macam,  ada bertanya alamat, menawarkan pembantu. Setelah bahu korban ditepuk lewat hipnotis biasanya korban tak sadarkan diri dan menurut perintah pelaku," tutup Maruly.
(cha/imk)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed