Ditanya Soal Visi Misi, Lulung: Perlu Percepatan Pembangunan

Ditanya Soal Visi Misi, Lulung: Perlu Percepatan Pembangunan

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Jumat, 18 Mar 2016 17:50 WIB
Ditanya Soal Visi Misi, Lulung: Perlu Percepatan Pembangunan
Foto: Aditya Fajar Indrawan
Jakarta - Dalam pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Idaman, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung juga menyampaikan visi misinya. Lulung akan menggenjot pembangunan di Ibu Kota Jakarta.

Lulung menuturkan, untuk melakukan pembangunan di Ibu Kota Jakarta membutuhkan proses yang panjang dan tidak ada yang bisa langsung mengubahnya.

"Semua proses bisa terjadi, prosesnya masih panjang tidak ada yang lebih kuat dan siap, mau saya, mau incumbent, mau partai juga belum ada yang siap. Kita perlu ngobrol menyatakan visi dan persepsi bagaimana melakukan percepatan pembangunan," ujar Lulung di kediaman Rhoma Irama, Jl Pondok Jaya VI No 14, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (18/3/2016).
Β 
Lulung menambahkan saat ini proses pembangunan di Jakarta tidak terlalu signifikan, bahkan tergolong lambat. Pembangunan di Jakarta hanya berhasil menyerap 39 persen dari APBD sebesar Rp 65 Triliun.

"Untuk itu program utama jelas berbasis pada lingkungan masyarakat. Karena selama ini pembangunan di Jakarta selalu tertunda jadi harus segera terwujud, apalagi rakyat juga sudah menunggu dan rindu dengan pembangunan yang signifikan di Jakarta," papar Lulung.

Ketika disinggung masalah internal partai yang menaunginya, Lulung berharap konflik itu tidak akan menghalanginya untuk mengikuti Pilkada DKI 2017. Dia yakin masih bisa maju di Pilkada meski PPP masih terbagi dua.

"KPU tidak menghalangi parpol saya untuk ikut dalam Pilkada, contoh Pilkada kemarin kami bisa tanda tangan berdua. Kami (PPP) belum bubar, kami masih punya legitimasi, pemerintah tetap akan mendukung agar tidak ada keresahan bagi konstituen PPP," ujarnya.

Selain itu Lulung juga belum menentukan siapa tokoh yang akan menduduki posisi calon wakil gubernur DKI pasangannya. Dia menyebut Partai Idaman pun belum memutuskan apakah akan langsung mendukungnya.

"Wakilnya nanti, kan kursi PPP cuma ada 10 tidak mungkin bisa maju satu calon. Kalau dukung mendukung itu ada proses dan mekanisme, Bang Haji sebagai ketua partai tidak bisa sendiri memutuskan untuk mendukung. Yang paling penting kita punya komitmen bersama untuk percepatan pembangunan di DKI Jakarta, dalam segala aspek," jelas Lulung. (adf/tor)


Berita Terkait