Kampung Deret Cibesel: Banjir Sirna Warga pun Betah

Kampung Deret Ide Jokowi

Kampung Deret Cibesel: Banjir Sirna Warga pun Betah

Bisma Alief - detikNews
Jumat, 18 Mar 2016 16:27 WIB
Kampung Deret Cibesel: Banjir Sirna Warga pun Betah
Foto: Bisma Alief
Jakarta - Selain di Petogogan, kampung deret yang dibangun atas ide Jokowi semasa jadi gubernur Jakarta juga ditemukan di Cipinang Besar Selatan (Cibesel), Jakarta Timur. Lebih dari 2 tahun Kampung Deret Cibesel berdiri dan warga pun semakin betah.

"Di sini enak," ujar Mita (47), warga RT 09/02, Kampung Deret Cibesel, Jakarta Timur, Jumat (18/3/2016). Karena itulah Mita tak tertarik pindah ke tempat lain.

Mita sudah tidak khawatir kebanjiran lagi di rumahnya sekarang. Selain rumahnya direnovasi, selokan di sekitar rumah Mita sudah dicor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau dulu banjir terus bisa sampai 1,5 meter. Sekarang sih aman. Selokannya juga dicor, jadi sudah lancar ngalirnya," kata Mita.

Warga Kampung Deret Cibesel juga mendapatkan uang renovasi dengan nilai sama dengan warga Kampung Deret Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mereka mendapatkan uang dari pemerintah Jokowi sebesar Rp 54 juta per kepala keluarga untuk merenovasi rumahnya.

"Sekarang rumahnya seragam semua. Cat harus abu-abu, kaca nggak boleh nako, atap juga nggak boleh sampai jalan," tuturnya.

Lain Mita, lain Yanti (42). Warga RT 11 Kampung Deret Cibesel ini yang 'disulap' hanya tokonya. Sedangkan rumahnya tidak direnovasi karena salah ukur.

"Yang lain dapat Rp 54 juta, saya cuma dapat Rp 33 juta. Katanya salah ukur. Jadi warung doang yang diukur, rumah saya nggak diukur," tutur Yanti.


Dia sudah dijanjikan pihak Pemprov DKI uang untuk renovasi rumahnya segera keluar. "Ya kalau iri sama tetangga yang rumahnya direnovasi sih pasti ada, tapi namanya rezeki. Makanya saya mulai renovasi sendiri rumah saya. Sekarang tinggal langit-langitnya saja yang belum selesai," kata Yanti.

Senada dengan Mita, Yanti juga sudah kerasan dan tidak tertarik pindah rumah.Β  "Kan rumah ini juga hak milik. Lagian renovasinya sudah mau selesai," ujarnya.

Warga yang dulunya menolak kampung deret sekarang tertarik bergabung ke program tersebut, seperti Sentot (48). Dulu Sentot tidak ikut program itu karena mengira rumahnya akan digusur.

Dia sudah mengajukan proposal agar rumahnya direnovasi seperti rumah-rumah di kampung deret. "Proposal sudah diajuin lagi buat renovasi tapi belum ada kabar lagi. Semoga sih kampung deret berlanjut biar kita ikut direnovasi," kata Sentot.

Kampung deret adalah program Jokowi untuk mengubah kampung kumuh menjadi layak huni. Kini RW 02 Cibesel yang dulu tak teratur menjadi lingkungan yang asri, bersih, dan rapi. (nwy/nrl)


Berita Terkait