Oknum Guru Pencabul Murid di Jaksel Ditangkap Polisi di Sekolahnya

Oknum Guru Pencabul Murid di Jaksel Ditangkap Polisi di Sekolahnya

Wisnu Prasetiyo - detikNews
Jumat, 18 Mar 2016 16:25 WIB
Oknum Guru Pencabul Murid di Jaksel Ditangkap Polisi di Sekolahnya
Foto: Wisnu Prasetiyo/detikcom
Jakarta - Oknum guru yang diduga mencabuli anak didiknya sendiri di wilayah Manggarai, Jakarta Selatan siang ini dicokok dari tempatnya mengajar. Sang guru langsung digelandang ke Mapolres Jakarta Selatan untuk dimintai keterangan.

Pelaku ditangkap di sekolah tempat dia mengajar pada pukul 14.00 WIB. Polisi dan pelaku sampai di Mapolres Jakarta Selatan sekitar pukul 15.35 WIB. Saat digelandang, pelaku mengenakan kemeja berwarna oranye dan wajahnya ditutupi dengan topeng berwarna hitam.

"Kita tangkap di tempat dia bekerja. Kalau ada cukup bukti untuk menjadikan dia tersangka, akan kita tetapkan secepatnya," ucap Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Surawan di Mapolres Jakarta Selatan, Jumat (18/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi sudah meminta keterangan langsung dari korban, dan dia menerangkan bahwa sang guru telah melakukan tindakan cabul sebanyak 3 kali. Namun sejauh ini kasus masih didalami dan belum ada penetapan tersangka.

"Kita sudah menerima laporan, kita sudah memeriksa dan mendengarkan keterangan dari korban, dia mengatakan sudah mengalami 3 kali. Kita baru mengamankan yang bersangkutan, belum ada penetapan tersangka. Masih dikembangkan," tambah Surawan.

Sejauh ini telah dilakukan visum oleh korban, namun hasil visum baru keluar minggu depan. Terkait barang bukti, AKBP Surawan berujar, sejauh ini baru ada 1 barang bukti yang diamankan polisi yakni pakaian korban.

Menurut keterangan korban, modus yang dilakukan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya adalah dengan merayu kemudian membawanya ke ruang guru. Polisi mengatakan, sejauh ini belum ada temuan unsur pemaksaan yang dilakukan pelaku terhadap korban.

"Sambil merayu berdasarkan pengakuan korban, pelaku tidak mengancam hanya merayu. Sejauh ini saksi yang diperiksa baru korban dan orang tua," sambung dia. (bag/bag)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads