"Biasa saja. Dia masih menerima order menari," kata Kepala Desa Teges Wetan, Henry Puryanto, kepada detikcom, Jumat (18/3/2016).
Andini memang berprofesi sebagai penari ndolalak, seni khas Kedu. Dia sudah melanglang ke beberapa daerah berkat keterampilannya itu. Kadang order untuk resepsi, kadang untuk seremoni pemerintahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kata dia, sudah terlanjur menerima order. Jadi harus datang," kata Henry yang mengaku hanya berbincang sekilas dengan Andini.
Selama ini, Andini tinggal bersama kedua orangtuanya yang sakit-sakitan. Ia anak kedua dan jadi tulang punggung keluarga. Kakak perempuannya sudah menikah.
Andini sendiri saat dihubungi detikcom di kesempatan terpisah mengaku hubungannya dengan Didik merenggang setelah pernikahannya digagalkan polisi pada Sabtu, 12 Maret lalu. Dia merasa tidak ada masalah. Setelah kejadian itu, menurut dia, semua clear. (try/nrl)











































