PAN Dukung Ahok? Zulkifli Hasan: Tunggu Hasil Survei

PAN Dukung Ahok? Zulkifli Hasan: Tunggu Hasil Survei

Hardani Triyoga - detikNews
Jumat, 18 Mar 2016 11:04 WIB
PAN Dukung Ahok? Zulkifli Hasan: Tunggu Hasil Survei
Foto: Muhammad Nur Abdurahman
Jakarta - Gubernur DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengungkap kemungkinan PAN mendukungnya. Benarkah demikian?

Ketum PAN Zulkifli Hasan mengakui sudah bertemu dengan Ahok membahas Pilgub DKI. Namun, PAN belum membuat keputusan dan masih menunggu hasil survei.

"Jadi begini kemarin itu waktu acara pelantikan Pak Tito jadi Kepala BNPT, kan dihadiri lembaga-lembaga penting negara. Saya ketemu Pak Ahok di Istana. Saya bilang, nanti PAN survei untuk DKI, begitu. Siapa sih tokoh yang diinginkan masyarakat DKI. Setelah survei itu nanti diputuskan," kata Zulkifli saat dihubungi, Jumat (18/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan PAN belum ada keputusan final terkait figur yang didukung menjadi bakal calon gubernur DKI. Sejauh ini, nominasi di internal PAN ada kadernya seperti Bupati Bojonegoro Suyoto dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Sementara, dari eksternal partai ada Ahok, Yusril Ihza Mahendra, sampai Adhyaksa Dault.

"Jadi, survei oleh PAN itu April sampai awal Mei. Lihat bagaimana. Siapa yang kuat dan diinginkan masyarakat Jakarta?" tutur Ketua MPR itu.



Diakui Zulkifli, mengacu survei saat ini yang dilakukan berbagai lembaga dan pihak lain, Ahok memang masih tertinggi sebagai bakal calon Gubernur DKI. Dibandingkan sosok lain, kepopuleran mantan Anggota DPR dari F-Golkar itu masih di puncak.

"Memang kalau saya bilang ke Pak Ahok, dibandingkan survei-survei sekarang ini kan, dari koran, media, dan lembaga survei  kan Pak Ahok yang tertinggi. Itu trendnya," tuturnya.

Menurutnya, sosok Ahok masuk syarat sebagai sosok yang bisa didukung PAN karena kinerja mantan Bupati Belitung Timur itu dalam memimpin Jakarta dinilai baik.

"Ya kita lihat nanti hasil survei bagaimana, kan bisa saja Pak Ahok, bisa saja Pak Yusril, bisa saja Pak Adhyaksa. Tunggu survei dulu," sebutnya. (hty/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads