DetikNews
Kamis 17 Maret 2016, 17:49 WIB

Proses Transfer Ilmu Pekerja Jepang ke Pekerja Indonesia di Proyek MRT

Rina Atriana - detikNews
Proses Transfer Ilmu Pekerja Jepang ke Pekerja Indonesia di Proyek MRT Pekerja MRT (Foto: Rina Atriana)
Jakarta - Pengerjaan Mass Rapid Transit (MRT) dengan rute Lebak Bulus menuju Kampung Bandan merupakan yang pertama kalinya di Indonesia. Alhasil, bukan hal aneh bila pekerja Indonesia yang ikut menggarap proyek ini, masih minim pengalaman.

Project Director pengerjaan MRT Jakarta Osako Kazuya yang merupakan orang Jepang mengkonfirmasi hal tersebut. Namun, bukan berarti proyek tak bisa berjalan dengan baik.

"Melalui hal ini akan ada transfer pengetahuan dari orang Jepang ke Indonesia," tutur Osako di area pembangunan MRT di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Kamis (17/3/2016).

pekerja MRT (Foto: Rina/detikcom)


Hal senada diungkapkan Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia Jepang (PPIJ) Rachmat Gobel yang datang meninjau pengerjaan MRT. Ia pun berharap, melalui proyek ini, ke depan pekerja Indonesia akan semakin berketerampilan.

"Tadi kita mendapat penjelasan, bagaimana itu transfer teknologi. Kita lihat dari susunan organisasinya bagaimana peranan orang Indonesia," ujar Gobel yang datang bersama Dubes Jepang untuk Indonesia Tanizaki Yasuaki.

"Semoga ini bisa menjadi proyek yang bisa membangun pekerja-pekerja Indones yang berketerampilan. Bisa berperan serta dalam industri transportasi. Termasuk MRT dan sebagainya," jelasnya.

pekerja MRT (Rina/detikcom)

Proyek MRT dikerjakan oleh 4 tim yang terbagi dalam empat shift. Masing-masing tim terdiri dari sedikitnya 25 orang yang terdiri dari orang Indonesia dan orang Jepang.
(rna/mad)
mrt
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed