Luhut Pimpin Rapat Lanjutan Soal Kebakaran Hutan dan Lahan

Luhut Pimpin Rapat Lanjutan Soal Kebakaran Hutan dan Lahan

M Iqbal - detikNews
Kamis, 17 Mar 2016 11:21 WIB
Luhut Pimpin Rapat Lanjutan Soal Kebakaran Hutan dan Lahan
Foto: Yudhistira Amran Saleh/detikcom
Jakarta - Mulai maraknya kemunculan titik api di beberapa hutan dan lahan di Indonesia, membuat pemerintah lebih sigap untuk melakukan pencegahan dan pemadam. Data tentang penanganan itu terus diupdate untuk dievaluasi.

Menko Polhukam Luhut Pandjaitan hari ini kembali memimpin rapat untuk membahas kelanjutan penanganan kebakaran hutan. Rapat dimulai sekitar pukul 10.00 WIB di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (17/3/2016).

"(Rapat) masih berlangsung," ucap Deputi VII Bidang Komunikasi Marsda Agus Barnas pukul 10.52 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hadir Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan perwakilan Panglima TNI serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Rapat turut mengundang Pangdam dan Kapolda Sumut, Jambi, Riau, Sumsel, Kalteng, Kaltim, Kalbar. Hingga pukul 11.15 WIB, rapat masih berlangsung secara tertutup.
 
Data BNPB hingga Minggu (13/3), berdasarkan pantauan satelit Modis sensor Terra Aqua dari NASA terdeteksi ada 151 hotspot di wilayah Indonesia. Sebaran hotspot karhutla tersebut adalah Kalimantan Timur 76, Riau 45, Aceh 11, Kalimantan Utara 7, Sulawesi Tengah 2, Gorontalo 2, Sulawesi Selatan 2, Sumatera Selatan 1, Sumatera Utara 1, Maluku Utara 1, dan Jawa Timur 1.

Dari 45 hotspot di Riau tersebut  tersebar di Kab.Bengkalis 16, Indragiri Hulu 2, Kepulauan Meranti 20, Pelalawan 4, Rokan Hilir 1, dan Siak 2. Sedangkan 76 hotspot di Kalimantan Timur tersebar di Kabupaten Berau 9, Kutai Kartanegara 16, Kutai Timur 50, dan Bontang 1.

Penyebab karhutla tetap sama yaitu akibat kecerobohan dan pembakaran. Artinya disengaja dibakar. Petugas gabungan dari BNPB, Polri, TNI, Kementerian LHK, termasuk masyarakat bahu-membahu memadamkan api. (bal/rvk)


Berita Terkait