Berharap Restu Megawati, Mantan Bupati Lebak Siap Saingi Rano Karno

Berharap Restu Megawati, Mantan Bupati Lebak Siap Saingi Rano Karno

Yasser Ali Harakan - detikNews
Kamis, 17 Mar 2016 03:38 WIB
Berharap Restu Megawati, Mantan Bupati Lebak Siap Saingi Rano Karno
Foto: Yasser Ali Harakan
Serang - Mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) siap merebut restu Megawati agar ditetapkan secara resmi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP sebagai calon gubernur (cagub) dalam pilgub Banten mendatang.

Jayabaya atau yang lebih akrab disapa JB ini menyatakan dirinya siap bersaing dengan petahana Rano Karno yang juga kader PDIP. JB mengklaim akan dapat membangun Banten dengan bekal pengalamannya membangun Lebak selama menjadi bupati dua periode.

"Pak Rano walaupun petahana belum tentu juga langsung didukung. Saya punya pengalaman membangun Lebak selama dua periode dan itu bekal membangun Banten," ungkapnya di kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Banten, Ciracas, Kota Serang, Rabu (16/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

JB datang ke kantor DPD PDIP diiringi ratusan orang pendukungnya. Kedatangannya untuk menyerahkan syarat pendaftaran penjaringan pilgub Banten dan diterima langsung oleh Ketua DPD PDIP Banten, Sukira.

Sukira sendiri menyatakan bahwa keputusan mengenai siapa calon yang akan mendapatkan dukungan resmi dari DPP PDIP sepenuhnya menjadi wewenang Megawati selaku Ketua Umum.

"Hingga saat ini, tentang siapa yang akan mendapat dukungan DPP itu hanya Allah dan Ibu Ketum Megawati saja yang tahu. Kami di sini hanya melaksanakan tugas administratif," ujar Sukira.

Sukira mengakui, dinamika politik di internal kader PDIP Banten juga terjadi. Dukungan pribadi maupun pengurus di 8 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten/Kota terus berkembang, namun hal tersebut tidak menjadi tolak ukur DPP memutuskan pasangan calon dalam pilgub Banten.

"Kemarin kan ada juga berita 4 DPC dukung Pak Rano, itu semua tidak menjadi tolak ukur. Kan bisa saja berarti 4 DPC lainnya malah dukung Pak JB, jadi semuanya wewenang Ibu Ketum," tegasnya.

(Hbb/Hbb)


Berita Terkait