Dari video yang diperoleh detikcom, Rabu (16/3/2016) terlihat Nofi saat di kantor BNNP. Gambar diambil pada Senin (14/3) pagi, berselang beberapa jam setelah penangkapan. Nofi memakai baju kemeja biru. Kala itu, dia dikelilingi sejumlah orang yang terdiri dari petugas, pegawai BNNP dan para terperiksa yang ditangkap bersama Nofi.
Sebelum keluar ruangan, Nofi terlihat gelisah. Dia kemudian meminta sesuatu kepada petugas untuk menutupi wajahnya. Akhirnya dia diberi handuk berwarna pink. "Pakai buat nutup kepala," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sambil berjalan menuju mobil di luar kantor, Nofi mengenakan handuk tersebut di atas kepalanya. Wajahnya pun tak terlihat lagi.
Nofi dipastikan oleh pihak BNN saat itu masih dalam pengaruh narkoba. Namun dia masih bisa berjalan cepat ke arah mobil. Sesekali dia juga masih berkomunikasi dengan para petugas.
Nofi ditangkap dalam kondisi teler atau terpengaruh narkoba jenis sabu di rumah pribadinya di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (13/3/2016). Pengaruh sabu masih terlihat hingga Senin (14/3), bahkan ketika dia dihadirkan saat jumpa pers di BNN, Cawang, Jakarta.
Nofi yang berusia 27 tahun dan berharta Rp 20 miliar ini diduga kuat memakai narkoba sejak lama. BNN sudah mengincarnya sejak tiga bulan lalu, sebelum proses pemilihan Pilkada. Kecurigaan pun muncul pada proses pemeriksaan tes narkoba di KPU saat pendaftaran. (mad/mad)










































