Tersembunyi, Begini Kondisi Air Terjun Tempat Calon Pengantin Tewas Terjatuh

Agus Setyadi - detikNews
Rabu, 16 Mar 2016 14:02 WIB
Foto: Dok Polres Bener Meriah
Banda Aceh - Lokasi air terjun Tansaran Bidin, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, terletak sangat jauh dari permukiman penduduk. Untuk menuju ke sana, harus berjalan kaki sekitar 1,5 jam dan melewati perbukitan.

Pemandangan di sekitar lokasi memang sangat indah. Jarak air terjun dari Ibu Kota Kabupaten Bener Meriah lebih kurang 25 kilometer. Namun, setelah sampai di ujung desa Wonosari, Kecamatan Bandar pengunjung harus berjalan kaki karena jalan menuju ke sana tidak dapat dilalui kendaraan.

Letaknya yang sangat jauh ditambah lagi akses yang sulit, membuat warga enggan pergi ke sana. Bahkan, hingga kini air terjun yang tersembunyi di Bener Meriah ini masih jarang dikunjungi warga.

"Jarang sekali warga ke sana. Bukan tempat wisata umum di sana karena lokasinya yang jauh dan aksesnya yang sulit," kata Kapolres Bener Meriah, AKBP Wawan Setiawan, saat dihubungi detikcom dari Banda Aceh, Rabu (16/3/2016).

Menurutnya, air terjun Tansaran Bidin belum banyak dikunjungi wisatawan termasuk warga sekitar. Masyarakat enggan ke sana karena dua alasan tersebut.

"Jauh sekali air terjun itu," jelasnya.

"Ini kasus pertama korban jatuh di lokasi air terjun tersebut," ungkap Kapolres.

Pasangan calon pengantin Ari Irawandi (27) dan Irmayanti (23) warga Kampung Balohan, Kecamatan Timang Gajah, terjatuh dan terseret arus saat mengikuti sesi foto prewedding di air terjun Tansaran Bidin, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (15/3) kemarin. Irmayanti ditemukan terjepit di antara bebatuan air terjun dalam kondisi meninggal dunia pada hari itu juga. Sedangkan jenazah Ari ditemukan hari ini oleh tim gabungan dari polisi, TNI dan SAR.  (trw/trw)