"Pergantian Bakamla bukan pergantian mendadak. Ini adalah proses yang dilakukan atas usulan secara berjenjang," ucap Seskab Pramono Anung usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (16/3/2016).
Pramono menjelaskan, pergantian itu sudah melalui Tim Penilai Akhir (TPA) dan Pramono duduk sebagai sekretarisnya. Ada juga Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan yang turut menentukan pergantian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari itu, Pram menjelaskan bahwa pergantian pejabat negara adalah hal yang biasa. Sama halnya saat Irjen Tito yang dilantik Presiden Jokowi menjadi Kepala BNPT menggantikan Komjen Saud Usman Nasution.
"Bahwa pergantian seorang pejabat itu adalah hal yang biasa. Pak Tito Kapolda juga mungkin 9 bulan belum ada, terus ditugaskan sebagai Kepala BNPT. Jadi sekarang ini tour of duty bagi seseorang adalah hal yang biasa," ucap Pram. (bal/rvk)











































