Hal tersebut disampaikannya saat memberi arahan kepada kader di Kudus terkait konsolidasi Pilkada 2017. Hadir pula fungsionari DPC Pati dan Jepara dalam pertemuan tersebut.
"Saya ingin mendengarkan laporan dan presentasi, juga ada ini dari Pimpinan PD Kabupaten Pati, Jepara yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada Februari tahun depan," ungkap SBY dalam konsolidasi yang digelar di Ballroom Hotel Griptha, Kudus, Rabu (16/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah itu akan saya sampaikan instruksi saya untuk dijalankan semua jajaran Partai Demokrat. Kalau sudah mendengarkan instruksi saya Insya Allah kita akan bangkit kembali dan kita akan menang dalam Pemilu 2019 nanti," jelasnya.
"Tapi kalau instruksi saya tidak dijalankan, kita tidak ke mana-mana. Saya kira tidak ada yang menginginkan partainya tidak ke mana-mana. Betul? Kita ingin terus melangkah ke depan, belajar dari masa lalu kita. Kalau baik kita pertahankan, kalau tidak baik kita koreksi," sambung Presiden RI ke-6 itu.
SBY meminta agar seluruh kader PD melakukan perbaikan dari segala macam hal. Sehingga partai belambang Mercy itu dapat merebut kembali kemenangan. Seperti diketahui, pada Pemilu 2014 lalu PD mengalami kemerosotan tajam dan berada di posisi 4 setelah PDIP, Golkar, dan Gerindra.
"Kita berbenah diri, tapi juga membangun diri. Harus lebih baik dibandingkan masa lalu kita agar masa depan kita bagus. Kalau masa depan bagus, kita juga melakukan sesuatu untuk rakyat yang kita cintai," tegas SBY.
Apakah pernyataan tegas SBY ini terkait dengan tersebarnya meme atau foto sang istri, Ani Yudhoyono yang menjadi viral di media sosial, masih belum dapat dipastikan. Namun Ketua Komisi Pemenangan Pemili PD Edhie Baskoro (Ibas) memastikan bahwa saat ini pihaknya masih fokus untuk menangani pemenangan pilkada 2017 dan 2018.
"Kita tidak ingin jauh-jauh dulu ke 2019, kita ingin step by step, ingin satu per satu kita benahi, sekaligus sebagai konsolidasi partai sehingga pada saatnya nanti Pemilu kita sudah siap. Kita ingin konsentrasi, fokus, saat ini isu-isu penting, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat benar-benar bisa terselenggara dengan sebaik-baiknya," terang Ibas di lokasi yang sama.
Ibas tidak ingin berkomentar soal munculnya meme sang ibu dengan tagar #AniYudhoyono2019 itu. SBY bersama fungsionaris PD melakukan safari Tour De Java disebutnya benar-benar untuk menyerap aspirasi rakyat dan konsolidasi Pilkada.
"Kita tidak bicara Pilpres ya, kita tidak bicara 2019. Biarkan waktu berjalan ya. Saya tidak ingin mewacanakan untuk hal-hal yang berkaitan denga Pilpres," kata Ketua Fraksi PD DPR tersebut.
"Untuk 2017 untuk Jateng saja akan diselenggarakan 7 wilayah Pilkada. Kami akan mendengar sebagai tahapan awal mencari dan menerima informasi, baik dari kader ataupun masyarakat siapa yang benar-benar didukung atau diinginkan sebagai kepala daerah," imbuh Ibas.
Tampaknya SBY juga akan memberi instruksi kepada kader PD yang berada di parlemen. Pada akhir perjalanan nanti, SBY memang rencananya akan menggelar konsolidasi dengan fungsionaris 34 DPD. Namun di menit-menit terakhir, ada tambahan kepesertaan.
"Jadi ada arahan baru. Nanti saat konsolidasi dengan 34 DPD, sebanyak 60 anggota Fraksi PD di DPR juga diwajibkan datang. Akan ada instruksi, dan sekalian masa reses juga," ujar Sekjen PD Hinca Pandjaitan yang ikut dalam rombongan SBY Tour de Java.
Setelah dari Kudus, rombongan SBY akan melanjutkan perjalanan menuju Tuban. Namun akan ada beberapa daerah yang disinggahi untuk beristirahat dan juga menyapa masyarakat.
(elz/erd)











































