DetikNews
Rabu 16 Maret 2016, 13:06 WIB

Santunan Jamaah Haji Korban Jatuhnya Crane Akan Dilakukan Serentak

Yulida Medistiara - detikNews
Santunan Jamaah Haji Korban Jatuhnya Crane Akan Dilakukan Serentak Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - 12 jamaah asal Indonesia menjadi korban meninggal dunia akibat musibah jatuhnya crane pada musim Haji 2015 lalu di Masjidil Haram Mekkah, Arab Saudi. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menanyakan kejelasan realisasi santunan bagi ahli waris korban jatuhnya crane tersebut kepada pemerintah Arab Saudi.

Hal itu ditanyakan Menteri Lukman saat bersama jajarannya melakukan kunjungan ke Arab Saudi. Pemerintah Arab Saudi mengatakan santunan itu akan dilakukan serempak untuk korban crane di tiap negara.

"Jadi santunan bagi korban crane dalam waktu dekat. Masih ditangani Kemendagri dan Kemenkeu Arab Saudi. Bukan domain Kemenagnya lagi," kata Menag Lukman di Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Rabu (16/3/2016)

Dalam proses pencairan ini ia menunggu keputusan resmi dari pemerintah Arab terkait besarnya jumlah santunan yang diberikan. Ada kabar yang mengatakan kalau keluarga korban jatuhnya crane juga akan diberangkatkan haji dan mendapat uang ganti rugi, Lukman mengatakan tahun ini akan ada kepastian terkait itu.

"Jadi besaran santunannya berapa. Apakah selain santunan yang dulu ada wacana tidak tahu dari mana, besaran santunan yang konon 1 juta real bagi yang wafat dan 500 real untuk luka-luka. Oleh karenanya ini belum pasti. Sebaiknya kita tunggu kepastiannya saja," kata Lukman.

"Saya mendengar info ada satu-dua negara lagi yang belum selesai administrasi, nama, dan pendataan ahli warisnya sehingga pemerintah Arab akan mencairkan ini secara serentak semua negara yang ada korban jiwanya. Meski Indonesia sudah dari beberapa bulan lalu selesai tapi pemerintah Arab ingin sekaligus supaya tidak ada rasa iri," kata Lukman.


(erd/erd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed