Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat membantah sebagai pihak yang membuat dan menyebarkan gambar-gambar tersebut. Apalagi sampai saat ini partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu belum membahas soal pencalonan presiden dan wakil presiden 2019.
"Demokrat tidak mengetahui meme tersebut dan sedang mengecek maksud dari meme tersebut dibuat," kata Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP PD Imelda Sari sebagai tanggapan resmi dari pihak DPP PD soal foto Ibu Ani itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada pembahasan capres. Ada mekanisme internal yang dibahas di Majelis Tinggi. Bukan maunya orang per orang. Sejauh ini pimpinan Partai Demokrat masih fokus pada konsolidasi di daerah dan pemenangan Pilkada 2017," kata Imelda.
Saat ini SBY didampingi Ibu Ani bersama fungsionaris PD sedang melakukan Tour de Java selama 13 hari sejak Selasa (8/3). Selain untuk menyerap aspirasi rakyat, SBY ingin turun langsung berkoordinasi dengan kader terkait pemenangan pilkada. Kota dan kabupaten yang disinggahi SBY adalah daerah yang akan melaksanakan pilkada pada 2017.
"Inilah yang dilakukan Ketua Umum PD SBY dan jajaran pimpinan PD melalui #SBYTourDeJava selama 13 hari. Belum ada pembahasan soal capres untuk 2019. Karena mekanisme pencalonan presiden harus melalui Majelis Tinggi Partai. Hingga saat ini belum ada pembahasan soal itu," tutur Imelda.
Hal ini berbeda dengan yang disampaikan oleh jubir PD Ruhut Sitompul. Sebelumnya Ruhut mengungkapkan adanya dorongan terhadap Ibu Ani untuk nyapres di 2019. Ia juga menyebut bahwa rakyat yang ditemui SBY di tengah perjalanan Tour de Java menyampaikan harapan itu.
"Memang mengatakan 'Kalau memang Bapak enggak, ya apa salahnya Ibu Ani?' Itu rakyat yang meminta," ujar Ruhut dalam pembicaraan dengan detikcom, Selasa (15/3).
(erd/nrl)











































