Demo BBM di Makassar Tanpa Bakar Ban Lagi
Senin, 14 Mar 2005 13:13 WIB
Makassar - Unjuk rasa menolak kenaikan BBM masih terus terjadi di Makassar. Senin (14/3/2005), demo terjadi di dua titik. Namun tak seperti biasanya, unjuk rasa mahasiswa tak diwarnai dengan pembakaran ban bekas lagi.Aksi pertama terjadi di gedung DPRD Sulsel, Jl Urip Sumohardjo, Makassar. Sekitar 30 orang mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi menggelar demonya dengan membawa bendera organisasi dan spanduk besar.Para mahasiswa ini melakukan orasi di halama gedung dewan. "SBY-JK harusnya membatalkan kenaikan BBM. Semua rakyat terlebih anggota dewan harus mendesak pemerintah untuk membatalkan kenaikan ini," ujar salah seorang di antara mereka saat berorasi.Sekitar 30 menit di gedung DPRD Sulsel, para mahasiswa lalu berjalan menuju ke Perempatan Tol Reformasi, sekitar 100 meter dari gedung dewan. Di tempat ini, para mahasiswa membagi-bagikan selebaran tolak BBM naik.Aksi yang sama juga terjadi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Tamalate, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar. Para mahasiswa yang berjumlah 20 orang, gelar aksinya di tengah jalan. Akibatnya, sempat terjadi pelambatan arus lalu lintas.
(nrl/)











































