Isu Serangan Bom, Pengamanan WTC Mangga Dua Diperketat
Senin, 14 Mar 2005 12:43 WIB
Jakarta - Meski mendapat isu akan ada serangan bom antara tanggal 11-14 Maret 2005, suasana WTC Mangga Dua , Jakarta Utara tampak berjalan normal. Jika ada yang berbeda, hanya pengamanan tampak lebih mencolok dibandingkan dengan hari-hari biasa.Pantauan detikcom, Senin siang (14/3/2005), WTC yang menjadi salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta Utara ini tampak ramai. Hanya beberapa kios saja yang masih tutup karena baru saja dibuka. Para pengunjung sudah tampak hilir mudik, keluar masuk mengunjungi pusat perbelanjaan tersebut.Yang mencolok adalah pengamanan yang tampak ketat dan berbeda dari hari biasanya. Di pintu masuk dan keluar dijaga petugas keamanan WTC dibantu oleh petugas dari kepolisian lengkap menyandang senjata.Menurut General Affair WTC Mangga Dua Budi Santosa, pengamanan WTC Mangga Dua lebih diperketat pasca muncul isu bahwa gedung tersebut akan mendapat serangan bom. Untuk pengamanan, WTC Mangga Dua mengerahkan 180 personil petugas keamanan internal dan 50 polisi bantuan dari Polda. "Yang dari polisi ada dari teror bom, Gegana dan Brimob," kata Budi Santoso.Sebelum pengamanan diperketat, dan muncul isu WTC akan di bom, pengelola WTC sudah mengedarkan surat kepada pemilik kios yang berdagang di WTC. "Isinya pemberitahuan kalau keamanan akan ditingkatkan, agar pedagang tetap buka," kata Budi.Dari pantauan detikcom, pengamanan dalam gedung juga tampak ketat. Banyak petugas yang hilir mudik berjaga-jaga, terutama di tempat-tempat yang sepi pengunjung. Mereka juga menjaga kios-kios yang belum buka.Sementara beberapa pengunjung yang ditemui detikcom mengaku tidak tahu adanya ancaman bom tersebut. Dari 3 orang yang di temui, satu orang menyatakan mendengar kabar ancaman serangan bom terhadap WTC Mangga Dua dari media. "Katanya tiga hari. Tapi sampai sekarang gak terjadi apa-apa, Insya Alloh tak apa-apa," kata Anita, salah seorang pengujung.Seperti dketahui, Jumat pekan lalu tersiar kabar kemungkinan adanya serangan bom di WTC Mangga Dua, Jakarta Utara antara tanggal 11-14 Maret 2005. Kabar tersebut dilansir oleh media asing mengutip pejabat di kedutaan besar Amerika Serikat di Jakarta.
(jon/)











































