"Kita bukan nyaingin (Teman Ahok). Kita masing-masing himpun kekuatan masyarakat dalam proses pilkada 2017," ucap Lulung usai diperiksa Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/3/2016).
Meski ada JSHL, Lulung menyatakan tidak ada niatan untuk maju melalui jalur independen. Kelompok itu dibentuk oleh kelompok relawan yang nantinya bakal mengatur jadwal 'road show' Lulung.
"Mereka (JSHL) atur schedule saya, misal hari ini di kelurahan mana, besok di mana. Dari 267 (kelurahan), mereka masing-masing sekitar bangsa 4 sampai 5 orang (per kelurahan)," sebutnya.
JSHL berisi seribu relawan. Lulung menyatakan mereka akan mendeklarasikan JSHL pada 20 Maret 2016 besok. Meski begitu, Lulung bukannya mau sama seperti Ahok, maju menjadi cagub independen. Lulung akan tetap berpartai, PPP.
"Enggak lah saya kan punya partai. Ini buat penguatan saja," kata Lulung.
(dnu/dnu)











































