"Saya inginnya sama perempuan karena suara perempuan tuh harus dimanfaatkan. Biar hak perempuan ada. Lagi dikunci dulu," kata Lulung usai diperiksa Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (15/3/2016).
Namun begitu, Lulung mengaku belum menentukan siapa bakal Cawagubnya. Menurut Lulung, untuk maju di Pilgub DKI 2017 partainya harus melakukan koalisi.
"Belum. Kita kan tetep melakukan koalisi. Kalau 10 kursi kurang kan ya. Harusnya 22 kursi 15 persen. Kita masih ada banyak lah temen-temen partai yang barangkali bisa sejalan dan deklarasi," ujarnya.
Dalam rencana pencalonan ini, Lulung menyebut ada kelompok relawan yang akan membantunya meraih suara. "Kita bukan nyaingin (Kawan Ahok). Kita masing-masing himpun kekuatan masyarakat dalam proses pilkada 2017," ucapnya. (idh/rvk)











































