"Saya mengetahui betul kapolda baru, senior saya satu tahun. Beliau adalah lulusan terbaik angkatan 86. Orgnya sangat sederhana, hatinya baik, cerdas, saya yakin dia akan segera mampu beradaptasi dengan cepat di Jakarta dan memahami persoalan di Jakarta, mampu me-manage sehingga mampu menangani persoalan di Jakarta," terang Irjen Tito kepada detikcom, Selasa (15/3/2016).
Tidak hanya itu, Tito juga menilai Moechgiyarto amat mumpuni mengemban tugas sebagai Kapolda Metro Jaya sebab sudah memiliki pengalaman memimpin di Polda lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak masyarakat Jakarta khususnya yang merasa kehilangan sosok Irjen Tito. Akpol 1987 ini memang dikenal sangat tegas, cerdas dan visioner. Tito kerap turun ke lapangan dalam menghadapi permasalahan sosial, seperti Kalijodo dan Kampung Pulo.
Meski tidak lagi di bawah pimpinannya, Tito yakin anak buahnya mampu mendukung kinerja Kapolda yang baru. Hal ini dikarenakan Polda Metro Jaya diisi oleh orang-orang terpilih.
"Staf di Polda itu orang-orang kuat dan terpilih, baik di Polda maupun di Polres. Jadi memang bekerja di Polda Metro itu kompetensinya cukup baik," imbuhnya.
Dalam Surat Telegram bernomor ST/604/III/2016 tertanggal 14 Maret 2016 yang beredar di kalangan wartawan, Senin (14/3/2016) dengan klasifikasi biasa, disebutkan sejumlah posisi yang bergeser.
Kepala BNPT kini diisi Irjen Tito Karnavian yang menggantikan Komjen Saud Usman Nasution yang dimutasikan sebagai Pati Bareskrim dalam rangka pensiun. Tito akan naik menjadi bintang tiga.
Posisi Tito sebagai Kapolda Metro diisi Irjen Pol Moechgiyarto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jabar. Posisi Kapolda Jabar yag ditinggalkan Moechgiyarto diisi Irjen Pol Jodie Rooseto.
Tito menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya sejak Juni 2015 lalu. Selama memimpin, Tito telah membuat sejumlah gebrakan. Di bawah kepemimpinannya, Satgas Khusus yang ia bentuk mampu membongkar kasus korupsi dwell time.
Tito bahkan turun ke lapangan untuk meredam massa sejumlah karyawan JICT Pelabuhan Tanjung Priok yang hendak melakukan aksi unjuk rasa. Tito memediasi antara karyawan dengan manajemen sehingga dicapai win-win solution.
Penertiban Kampung Pulo untuk kanalisasi BKT yang mendapat perlawanan berhasil ditangani. Demikian juga dengan pengamanan Kalijodo.
Tito rencananya akan dilantik di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo pada Rabu (16/3). Setelah itu, dilanjutkan dengan serah-terima jabatan sebagai Kapolda Metro Jaya di Mabes Polri pada Jumat (18/3). (mei/dra)











































