Dianiaya Majikan, PRT Mengadu ke Polres Jakut

Dianiaya Majikan, PRT Mengadu ke Polres Jakut

Bisma Alief - detikNews
Selasa, 15 Mar 2016 14:01 WIB
Dianiaya Majikan, PRT Mengadu ke Polres Jakut
Foto: Bisma Alief
Jakarta - Kekerasan terhadap Pembantu Rumah Tangga (PRT) kembali terulang. M (15) mengadukan majikannya yang berinisial N karena memukul, menendang dan "menyeterika" wajahnya.

"Motifnya mungkin karena salah mengurus anak sehingga emosi majikannya naik. Majikannya bernama N, perawat di rumah sakit, rumahnya di Jakarta Utara," ujar Herbert Aritonang, pengacara M, di sela-sela menemani M di Polres Jakarta Utara, Jl Yos Sudarso, Selasa (15/3/2016).

M sudah melaporkan perbuatan majikannya ke Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jakarta Utara pada Senin (14/3/2016). Hari ini M datang ke Polres untuk merevisi BAP dan telah diperiksa PPA hingga pukul 12.50 WIB. M ke Polres bersama pengacara, paman, dan aktivis Jaringan Nasional Advokasi PRT. Setelah diperiksa polisi, M langsung pulang bersama pamannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Herbert, kejadian itu dipicu saat M sedang mengasuh anak majikannya. Anak majikannya tersebut menangis. M lalu ditendang dan dicakar oleh majikannya.

Majikannya kembali marah ketika M menyeterika pakaian agak lama.Β  "Korban menyeterika agak lama sekitar 1 jam, lalu N emosi akhirnya "menyeterika" wajah korban. Jenis kekerasan yang juga dialami M yakni pemukulan dan tendangan," kata Herbert.
Bekas Luka M lainnya (Bisma/detikcom)


Lita Anggraini dari Jaringan Nasional Advokasi PRT menyatakan M berasal dari Indramayu. Dia telah bekerja selama 2 bulan di rumah N. Β 

"Kekerasan yang dialami terjadi sebulan lalu. Kekerasan berupa "menyeterika" wajah dilakukan Kamis (10/3/2016)," kata Lita.

Lita menyebut, M juga dilarang majikannya bertetangga. Bukan itu saja, upah M juga baru dibayar sedikit.

"Upah korban baru dibayar Rp 500 ribu dari perjanjian awal Rp 600 ribu. Itu juga baru dibayar sebulan kemarin," tutur Lita.

(nwy/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads