Lemhannas Minta RI Pertahankan Ambalat dengan Segala Cara
Senin, 14 Mar 2005 11:17 WIB
Jakarta - Gubernur Lemhannas Ermaya Suradinata meminta pemerintah melakukan cara apa pun untuk mempertahankan Ambalat jika dalam diplomasi pihak Malaysia memenangkan blok tersebut. Pasalnya, jika Ambalat jatuh ke Malaysia, maka pantai Sulawesi Utara akan dikuasai Malaysia."Dengan cara apa pun kita harus pertahankan Ambalat kalau upaya diplomasi kita justru kalah, tapi saya tidak mengusulkan perang, yang jelas cara apa pun juga. Karena kalau sudah sampai Ambalat, maka pantai Sulut pun bisa dikuasai Malaysia," kata Ermaya dalam RDP dengan Komisi I di Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (14/3/2005).Lemhannas menilai ada keinginan Malaysia memaksakan kehendaknya agar negara-negara tetangga menerima peta buatannya yang dilansir tahun 1979. "Peta tersebut sudah jelas dibuat secara sepihak dan bertentangan dengan UNCLOS 1982," kata dia.Apalagi, lanjut Ermaya, waktu provokasi yang dilakukan Malaysia sangat tepat karena pemerintah sedang menghadapi masalah di dalam negeri seperti bencana di Aceh."Jadi, Malaysia memang berniat mengambil keuntungan di laut Sulawesi di saat kita sedang menghadapi masalah di dalam negeri," katanya.Karena itu, Lemhannas mengusulkan penyelesaian kasus Ambalat diselesaikan dengan perhitungan proporsional prospektif. "Jadi untuk wilayah perbatasan kita lakukan perbandingan antara luas perbatasan Malaysia dengan luas wilayah perbatasan Indonesia, karena ini ada dasar hukum internasionalnya, dan ini tentu akan menguntungkan kita," ujarnyaSelain itu, kata dia, Lemhannas mengusulkan agar segera dikeluarkan UU perbatasan NKRI. "Kita juga selain memperkuat TNI AU dan AL juga harus menggelar program transmigrasi maritim guna mengirimkan penduduk di pulau-pulau terluar," katanya.
(umi/)











































