MenPANRB Sempat Menduga Guru Honorer yang Meneror Dirinya Teroris

Jurig Lembur - detikNews
Senin, 14 Mar 2016 18:45 WIB
MenPANRB Yuddy Chrisnandi (Foto: Cindy Audilla)
Jakarta - Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi telah memaafkan guru honorer Mashudi (38) yang mengancam akan membunuhnya. Yuddy awalnya memproses kasus ini di kepolisian karena menduga Mashudi seorang teroris.

"Kan biasanya yang suka meneror kan teroris. Saya pikir kan teroris, kalau teroris ya dilanjutkan. Tapi begitu tahu saya itu guru honorer ya berarti kan dia kesal, dia jengkel. Secara manusiawi ya kita memaklumi," kata Yuddy di Kantor Kepala Staf Kepresidenan, Jl Veteran, Jakarta, Senin (14/3/2016).

Yuddy menegaskan sudah mencabut laporannya ke Polda Metro Jaya dan kasus tersebut sudah dianggap selesai. Terlapor sang guru honorer kata Yuddy, hanya ditahan semalam di tahanan Polda.

"Sudah selesai, tidak diproses lagi. Anaknya masih kecil 3 tahun, istrinya tidak bekerja. Gajinya enggak sampai Rp 500 ribu. Ya tentunya kita iba," beber Yuddy.

"Enggak perlu ketemu langsung tahu identitasnya kita cabut laporannya. Enggak ada masalah, dia cuma nginep semalem saja kan," tegasnya.

Yuddy memaklumi jika ancaman itu dilayangkan karena kecewa terkait kebijakan Yuddy, tapi itu hal yang berbeda antara kecewa dengan ancaman akan membunuhnya.

(Baca juga: Dijemput Keluarga, Guru Honorer Peneror MenPANRB Akhirnya Bebas)

"Ya kalau orang kecewa kan biasa kita maklumi. Tapi antara pencabutan laporan, masalah teror dan permohonan maaf kan hal yang berbeda dengan subtansi kebijakan. Kalau bicara soal kebijakan ya lain lagi," kata menteri asal Hanura itu. (miq/hri)