Akses jalan dari Kota Bandung menuju Kabupaten Bandung terputus di pertigaan Jalan Raya Bojongsoang menuju arah Dayeuhkolot maupun Baleendah. Pantauan di lapangan, belasan truk besar berhenti di tengah jalan. "Truk ini sebagian ada yang sejak semalam parkir di sini enggak bisa masuk," ujar Gista, warga sekitar ditemui di lokasi.
![]() |
Atas inisiatif karang Taruna setempat, Gista bersama pemuda pemudi lainnya mengarahkan kendaraan roda empat dan roda dua yang melintas. Gista sendiri membawa karton putih bertuliskan "Banjaran, Ciparay, Baleendah tidak bisa masuk. Banjir". Ia berdiri di tengah jalan.
Sementara pemuda pemudi lainnya mendekati kendaraan untuk memberitahu agar putar arah. "Tidak bisa dilewat, ambil jalan Sapan pak," ujar seorang pemuda kepada pengendara mobil.
![]() |
Pantauan di lapangan, Jalan Raya Bojongsoang menuju Dayeuhkolot sudah terputus jauh sebelum alun-alun. Ketinggian air di jalan dari 30 centimeter hingga 1 meter. "Sebenarnya ini lumayan surut sedikit dibandingkan tadi siang," kata Rahman, warga sekitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Kendaraan roda yang memaksa masuk, banyak yang mogok setelahnya. Sementara untuk ketinggian air di permukiman, masih mencapai 3 meter. Banjir kali ini lebih besar dibandingkan banjir sebelumnya. Ada 15 kecamatan di Kabupaten Bandung terendam banjir. Pukul 17.30 hujan deras kembali mengguyur Bojongsoang dan sekitarnya. (ega/ega)














































