Kasus Haters, Wali Kota Semarang Minta Bawahannya Segera Cabut Laporan

Kasus Haters, Wali Kota Semarang Minta Bawahannya Segera Cabut Laporan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 12 Mar 2016 20:57 WIB
Kasus Haters, Wali Kota Semarang Minta Bawahannya Segera Cabut Laporan
Foto: Saat pasar Yaik terbakar (Angling/detikcom)
Jakarta - Kasus pencemaran nama baik yang dilakukan oleh seorang dokter bernama Alaix Muna Kamala kepada Pemkot Semarang memang sudah berujung damai. Namun pencabutan laporan di kepolisian belum dilakukan. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta agar laporan itu segera dicabut.

Hendrar mengatakan permintaan maaf melalui media massa dan media sosial sudah dilakukan oleh pemilik akun instagram @alaix_kamala tersebut. Ia berjanji akan meminta tim hukum Pemkot Semarang untuk segera mencabut laporan di Polrestabes Semarang.

"Kami sudah memaafkan ikhlas, namun memang ada beberapa catatan. Permintaan maaf ke Pemkot melalui statmen di media, saya sudah baca, dan di media sosial. Saya akan kroscek bagian hukum, harapan saya segera dicabut. Kalau hari ini sudah dicabut alhamdulillah, paling lambat Senin," kata Hendrar atau yang akrab disapa Hendy di Kota Lama Semarang, Sabtu (12/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari informasi yang diperoleh detikcom, laporan pencemaran nama baik tersebut memang belum dilakukan karena ada prosedur hukum yang harus dilakukan yaitu tanda tangan bermaterai. Meski demikian, kasus itu sudah berujung damai sejak Alaix dan keluarganya datang langsung ke Balai Kota Semarang hari Kamis (10/3) lalu untuk meminta maaf.

Diberitakan sebelumnya, pelaporan yang dilakukan tim hukum Pemkot Semarang hari Senin (29/2) lalu terkait komentar salah satu foto di akun @pemkot_semarang yang menuduh ada unsur kesengajaan dalam kebakaran Pasar Yaik untuk menggusur pedagang. @alaix_kamalaย  juga menghubungkannya dengan kebakaran pasar Johar. Selain itu pemilik akun tersebut menganggap ada unsur proyek pada kebakaran pasar, bahkan ia dengan berani menge-tag akun resmi @hendrarprihadi.

Pemilik akun @alaix_kamala memang sangat keras mengomentari soal kebakaran pasar sejak peristiwa kebakaran pasar Johar tahun lalu. Ada 6 postingan yang berhubungan dengan pasar Johar. Salah satunya adalah posko dapur umum milik TNI untuk membantu para pedagang pasar Johar, namun dalam foto itu @alaix_kamala memberi caption dengan kata-kata kotor dan mencantumkan akun Hendy dan Pemkot Semarang.

Setelah ada pertemuan antara kedua belah pihak, Alaix memposting permintaan maaf disertai foto ketika ia bertemu dengan Hendy. Dalam foto tersebut, Alaix menjelaskan kenapa ia sampai berkomentar kasar.

"Hal tersebut saya sampaikan semata-mata karena perasaan emosional yang saya alami. Sebab dalam kaitan itu, saya sebagai putra salah satu korban pasar johar yang sampai hari ini masih menanggung beban materi maupun imateri. Sebagai seorang putra tertua, saya juga merasakan apa yang menjadi beban orang tua saya, apalagi orang tua saya masih mempunyai tanggungjawab untuk mengasuh dan membesarkan adik-adik saya," kata Alaix dalam kutipan permintaan maaf di akun instagramnya.

(alg/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads