Ada Bocah Tewas Tenggelam, Walkot Banda Aceh Siap Perketat Pengamanan Pantai

Ada Bocah Tewas Tenggelam, Walkot Banda Aceh Siap Perketat Pengamanan Pantai

Agus Setyadi - detikNews
Jumat, 11 Mar 2016 21:07 WIB
Ada Bocah Tewas Tenggelam, Walkot Banda Aceh Siap Perketat Pengamanan Pantai
Foto: Agus Setyadi/detikcom
Banda Aceh - Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal berkunjung ke rumah Al-Kautsar (7), bocah asal Seutui yang meninggal karena terseret arus di pantai Ulee Lheue. Di rumah duka, Walkot sempat mengobrol dengan pihak keluarga dan menyerahkan santunan.

Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eli ini berkunjung ke rumah duka bersama Kabag Humas Setdakota, Wirzaini Usman, Kabag Keistimewaan Zahrol Fajri, Camat Baiturrahman, M Rizal S STP dan Keuchik Seutui T Saiful Banta. Ia tiba di sana sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (11/3/2016).

"Sekarang kita perbanyak doa kepada Allah SWT, anak adalah titipan Allah. Allah sedang memberikan ujian untuk kita," kata Illiza saat memberi semangat kepada orangtua Al-Kautsar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kautsar tewas tenggelam saat sedang mandi di pantai kawasan Ulee Lheue, Banda Aceh, Kamis (10/3) sore. Setelah dilakukan pencarian, jasad bocah tersebut baru ditemukan siang tadi. Semalam, Illiza sempat datang ke lokasi posko pencarian untuk memantau proses pencarian.

Di rumah duka, bunda Eli mengobrol-ngobrol dengan keluarga korban dan menyerahkan bantuan saat rombongan hendak pamit.

Usai mengunjungi rumah duka, Illiza mengatakan, pihaknya akan segera rapat untuk membahas terkait pengamanan di pantai. Untuk tahap awal dibutuhkan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait pengamanan pantai dan akan dibahas dalam Rapat Kerja (Raker) Pemko Banda Aceh dalam waktu dekat ini

Selain itu, peranan pemuda dan aparatur gampong, jelasnya akan sangat efektif dalam meminimalisir terjadinya musibah. Hal itu karena pemuda dan aparatur gampong sangat mengenal lokasi pantai yang rawan terjadinya musibah.

"Akan lebih efektif kalau aparatur dan pemuda gampong menjaga sejumlah pantai. Musibah ini harus menjadi I'tibar bagi kita semua," ujar Illiza.

Menurut Illiza, Pemko Banda Aceh juga akan meminta instansi terkait untuk memasang papan pengumuman berupa larangan mandi dan berenang di lokasi-lokasi yang rawan terjadi musibah. (trw/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads