Postingan tersebut berisi permintaan maaf karena berkomentar kasar dan seolah menuduh tanpa bukti tentang keterkaitan Pemkot Semarang dengan kebakaran Pasar Johar dan Yaik Baru. Ia juga mengungkapkan tidak ada unsur menuduh disertai juga denganΒ alasan kenapa ia sampai berkomentar kasar.
"Hal tersebut saya sampaikan semata-mata karena perasaan emosional yang saya alami. Sebab dalam kaitan itu, saya sebagai putra salah satu korban pasar johar yang sampai hari ini masih menanggung beban materi maupun imateri. Sebagai seorang putra tertua, saya juga merasakan apa yang menjadi beban orang tua saya, apalagi orang tua saya masih mempunyai tanggung jawab untuk mengasuh dan membesarkan adik-adik saya," kata Alaix dalam akun instagramnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Instagram |
Dengan adanya postingan tersebut, berarti pria yang berprofesi dokter itu sudah memenuhi syarat yang diberikan oleh pihak Pemkot Semarang agar laporan ke Polrestabes Semarang tentang pencemaran nama baik bisa segera dicabut.
Biro Hukum Pemkot, A. Haris sebelumnya mengatakan laporan akan dicabut namun dengan syarat, yaitu meminta maaf lewat media massa dengan bertemu wali kota dan diliput wartawan Kamis kemarin, kemudian permintaan maaf lewat media sosial atau menghapus komentarnya.
Sementara itu Wali Kota Semarang yang akrab di sapa Hendy juga memposting lewat akun instagramnya @hendrarprihadi dua video saat Alaix meminta maaf langsung kepadanya.
"Bijaksanalah dalam menggunakan sosial media -- kita semua bersaudara -- kalau ada masalah monggo dirembug, saya siap 24 jam :) ," ujar Hendy dalam captionnya.
Foto: Instagram |
Secara pribadi, Hendy sudah memaafkan Alaix. Ia berharap Alaix dan para pengguna sosial media lebih bijak dalam berkomentar sehingga peristiwa serupa tidak perlu terulang.
"Kami mewakili pemerintah memaafkan tulus ikhlas," katanya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Sugiarto mengatakan pihaknya akan menunggu permintaan pencabutan laporan dari yang bersangkutan. Selama belum ada permohonan tersebut, maka penanganan akan terus berjalan.
"Belum ada, ya kita tunggu. Kalau belum ada itu ya masih jalan," katanya. (alg/trw)












































Foto: Instagram
Foto: Instagram