"Apapun yang terjadi di Amerika, suka enggak suka, pasti berpengaruh terhadap dunia karena mereka punya pengaruh besar terhadap politik, ekonomi, keamanan dan sebagainya. Saya ikuti terus menerus kalau lihat terakhir kelihatannya ujungnya akan ada Hillary dan Trump," ujar Pramono saat berbincang dengan wartawan di kantornya, Gedung III Kementerian Sekretariat Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (11/3/2016).
Hillary Clinton merupakan bakal capres dari Partai Demokrat, sedangkan Donald Trump dari Partai Republik. Sebetulnya Pramono menjagokan Rubio untuk menang di Partai Republik, tapi rupanya dia kalah dari Trump.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tetapi Trump selalu melontarkan pernyataan-pernyataan kontroversial. Terakhir dia menyebut bahwa umat muslim membenci Amerika Serikat dan menuai kecaman. Bagaimana jadinya jika Trump memenangi Pilpres jika kebijakan AS selalu berdampak pada dunia?
"Itu urusan nanti, kita enggak usah berandai-andai. Yang jelas fakta, data, informasi kan juga pasti diserap oleh masyarakat Amerika dan mereka yang tentukan itu," kata Pramono.
(bag/fdn)











































