"Pelakunya cukup banyak, dilakukan dalam waktu cukup lama, bukan sehari dua hari, berbulan-bukan, ada yang 8 bulan, 5 bulan," ujar Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Mujiyono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/3/2016).
Sementara, salah satu pelaku berinisial MRN alias N (34) yang merupakan otak pencurian menjelaskan cara kerja para pelaku saat mencuri kabel.
"Itu kan kabelnya di tanah, kita gali dulu tanahnya. Setelah itu kabelnya dibuka pakai pisau," ujar MRN kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/3/2016).
Untuk memisahkan kabel dengan tembaga, pelaku membakarnya. "Setelah itu diambil kabel-kabel tembaganya," imbuhnya.
MRN melanjutkan, kabel tersebut kemudian dipotong sekitar 1-2 meter, lalu dimasukkan ke dalam gerobak. Untuk diketahui, para pelaku rata-rata bekerja sebagai pemulung.
"Kami jual ke Kemayoran, harganya Rp 40 ribuan," tuturnya. (mei/dra)











































