"Kami gembira melihat kedatangan kaum muslimin Indonesia yang berkunjung untuk ibadah dan ziarah ke Masjid Al Aqsa," katanya dalam pertemuan dengan JK sebagaimana dikutip dari siaran pers yang diterima, Jumat (11/3/2016)
Kedatangan warga Indonesia ke Masjid Al Aqsa menurut Syeikh Yousef menjadi dukungan moril bagi warga Palestina. Dia juga menegaskan, masyarakat Palestina optimistis akan mencapai kemerdekaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sampaikan kepada Mahmoud Abbas, 70 tahun dunia telahΒ mendukung bangsa Palestina. Dalam kurun waktu tersebut telah terjadi 4 kali perang, yang justru membuat peta wilayah Palestina makin kecil. Semua harus realistis menyikapi kondisi tersebut," ujar JK.
Menurut JK perundingan Palestina-Israel yang sudah berlangsung 14 kali jugaΒ selalu gagal karena pemimpin di Palestina tidak bersatu.
"Indonesia selalu mendukung, baik dengan doa jugaΒ secara politik. Saya tegaskan kembali bahwa Indonesia selalu mendukung, baik dengan doa juga secara politik.
Saya tegaskan kembali bahwa Indonesia segera membuka kedutaan di Ramallah," beber JK.
(Baca juga: Jokowi: OKI Kutuk Tindakan Israel, Penjajahan di Palestina Harus Diakhiri!)
Perjuangan kemerdekaan Palestina memang dibahas khusus dalam Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (KTT LB OKI) ke-5 di Jakarta pada 6-7 Maret.
Konferensi ini menghasilkan kesepakatan mendukung rekonsiliasi Palestina dalam dua dokumen, yakni Jakarta Declaration dan resolusi yang menegaskan komitmen tersebut.
(Baca juga: Mahmoud Abbas: Al-Quds Jantung Hati Kami, Tanpanya Palestina Tak Berarti)
Presiden Joko Widodo dalam pidatonya mengingatkan negara-negara Islam agar bersatu demi terwujudnya kemerdekaan Palestina.
Sedangkan Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang juga hadir dalam KTT LB OKI menyambut baik respons positif negara-negara Islam yang senantiasa mendukung penyelesaian masalah negaranya. (fdn/nrl)











































