Ketika Wali Kota Semarang Ditantang Wartawan untuk Open Mic

Ketika Wali Kota Semarang Ditantang Wartawan untuk Open Mic

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 11 Mar 2016 02:56 WIB
Ketika Wali Kota Semarang Ditantang Wartawan untuk Open Mic
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Semarang - Gelak tawa memenuhi ruangan aula gedung E kampus Udinus Semarang ketika acara Stand Up Comedy digelar malam ini. Namun bukan komika yang menyuguhkan komedi, melainkan para pejabat termasuk Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (Hendy).

Penampilan Hendy itu menjawab tantangan dari penyelenggara yaitu Forum Wartawan Provinsi dan DPRD Jawa Tengah (FWPJT) untuk open mic. Pada awal penampilannya, Hendy terlihat tegang, namun siapa sangka sesaat kemudian wibawanya sebagai Wali Kota seolah hilang dan berubah jadi komika.

"Ide gila luar biasa, biasanya disuruh melayani masyarakat ini disuruh ndagel (melawak)," kata Hendy, Kamis (10/3/2016) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti komika profesional, ternyata Hendy menyiapkan tema komedinya yang bersumber dari pengalaman pribadi. Salah satu cerita ketika awal menjabat Wali Kota Semarang, ia mengaku kege-eran saat mengisi acara di sebuah SMA swasta dan para siswa-siswi meneriakkan jabatannya itu.

"Saya dipanggil-panggil, 'pak Wali, pak Wali'. Terus di depan saya tanya, siapa saya? Di jawab, 'pak Wali'. Siapa namanya? Dijawab, 'Pak Ganjar Pranowo'. Wah,  saya sudah kege-eran, yang terkenal ternyata  pak Ganjar Pranowo," kata Hendy disusul gelak tawa mahasiswa dan wartawan yang menyaksikan acara.

Candaan terus dikeluarkan oleh Wali Kota Semarang termasuk menggunakan kinerjanya sebagai bahan. Aktifitas twitternya juga dibahas karena pernah ada mahasiswa yang bertanya kapan ia bekerja kalau sering twitter-an.

"Dia bilang, 'kapan kerjanya pak kalau twitter-an terus?'. Saya balik tanya dong, dia mahasiswa, saya tanya, 'kamu twitteran terus kapan lulusnya'. Terimakasih saya Hendrar Prihadi," pungkas Hendy menutup guyonannya.

Usai tampil, Hendy mengaku bersyukur bisa melawati tantangan stand up dan membuat penonton tertawa. Meski demikian, sebenarnya Hendy dalam pidato acara ataupun memberi sambutan, ia biasa menyisipi dengan guyonan untuk mencairkan suasana. Pria asli Semarang itu juga cukup dekat dengan para Komika lokal.

Selain Hendy, ada ketua DPRD Jateng Rukma Setiabudi, Rektor Udinus Edi Nursasongko, Kabiro Humas Pemprov Jateng Sinung Nugroho, sastrawan Prie GS, pengusaha Harjanto Halim, dan GM Star Hotel Benk Mintosih. Rencananya Ganjar dan KH Mustofa Bisri (Gus Mus) juga tampil, namun Ganjar berhalangan dan harus menuju Solo sedangkan Gus Mus masih dalam kondisi sakit.

Beberapa penonton menyayangkan ketidakhadiran Ganjar dan Gus Mus dalam acara dalam rangka Hari Pers itu, namun kekecewaan mereka terobati karena Hendy dan pejabat lainnya ternyata bisa melawak sebagai komika dadakan.

(alg/khf)


Berita Terkait