Mas Achmad Santosa Luncurkan Buku 'Alam Pun Butuh Hukum dan Keadilan'

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 10 Mar 2016 21:49 WIB
Foto: Jabbar Ramdhani/detikcom
Jakarta - Ketua Tim Satgas Anti Illegal Fishing, Mas Achmad Santosa menggelar syukuran atas hari lahirnya yang ke-60 tahun. Di acara ini, juga diluncurkan buku berjudul "Alam Pun Butuh Hukum dan Keadilan".

Acara dilangsungkan di Plataran Dharmawangsa, Jalan Dharmawangsa nomor 6, Jakarta Selatan. Mas Achmad Santosa tampak begitu bahagia menyambut tamu-tamu yang datang.

Hadir memenuhi undangan di antaranya Emil Salim, mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie, mantan Wamenkum HAM Denny Indrayana, Mulya T Lubis, Bambang Harymurti, mantan Ketua KPK Abraham Samad, Rhenald Kasali, HS Dillon, Sekjen Kemhan Laksdya TNI Widodo juga Ketua Umum PSI Grace Natalie dan tamu-tamu lainnya.

"Hari ini saya meluncurkan buku. Ini merupakan kumpulan pemikiran berdasar pengalaman kerja saya selama 2010-2016," ujar Mas Achmad Santosa membuka acara, Kamis (10/3/2016).

Buku ini dibuat dalam 5 bab. Setiap bab berawal dari pemikiran Mas Achmad Santosa yang akrab dipanggil Ota. Satu hal yang paling ditekankan oleh Ota adalah greener constitution.

Ide greener constitution ini datang dari obrolan Ota dengan Jimmly Asshiddiqie. Pada poin ini, dibahas sejauh mana UU Indonesia memperhatikan SDA.

"Perlindungan hukum dan keadilan tidak hanya dibutuhkan manusia, tapi alam juga. Kombinasi hak asasi manusia dan hak alam perlu diakui oleh konstitusi," ujar Ota.

(jor/jor)