"Dunia politik itu kumuh, kumuh, kumuh nah kita masuk ke sana. Kalau mau maju ya harus mau menelanjangi kita sendiri," ucap Buya saat menjadi keynote speaker di acara acara seminar 'Menggagas Keadaban Politik di Indonesia' dan peluncuran Sekolah Politisi Muda Yayasan Satu Nama di Hotel Aryaduta, Jl Prapatan, Menteng, Jakarta, Kamis (10/3/2016).
Hadir di acara ini tokoh politik dan kebudayaan Radhar Panca Dahana, tokoh perempuan dan politik Prof Dr Chusnul Mariyah dan tokoh penegakan hukum dan korupsi politik Bambang Widjojanto. Hadir juga 17 orang peserta didik angkatan pertama Sekolah Politisi Muda yang akan diwisuda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menekankan harusnya semua partai pilitik tahu sejarah politik agar pengetahuan mereka tidak kosong. Politisi yang tak punya pengetahuan hanya akan menjadi beban dan menyusahkan.
"Makanya daripada banyak beban, harus banyak tobat," ujar Buya. (slh/nrl)











































