Hari Raya Nyepi, Umat Hindu di Jakarta Berdoa Agar Kerukunan Terjaga

Hari Raya Nyepi, Umat Hindu di Jakarta Berdoa Agar Kerukunan Terjaga

Bisma Alief - detikNews
Rabu, 09 Mar 2016 17:14 WIB
Hari Raya Nyepi, Umat Hindu di Jakarta Berdoa Agar Kerukunan Terjaga
Sejumlah orang memilih berada di Pura Aditya Jaya, Jakarta, saat Hari Raya Nyepi. Foto: Bisma Alief/detikcom
Jakarta - Suasana di Pura Aditya Jaya, Jakarta, sore ini hening. Sejumlah orang memang memilih pura ini untuk menyepi di Hari Raya Nyepi.

Seperti yang dilakukan Made Ariawan yang memilih bersembahyang di pura sejak Selasa (8/3) malam, bersama belasan penganut agama Hindu lain.

"Di sini lebih banyak sharing dan intropeksi diri, yang lain ada yang baca buku dan istirahat," ujar Ariawan saat ditemui detikcom di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (9/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah orang memilih berada di Pura Aditya Jaya, Jakarta, saat Hari Raya Nyepi. Foto: Bisma Alief/detikcom


Warga yang berada di Pura menurut Ariawan melakukan empat kali sembahyang yang dimulai pada pukul 24.00 WIB dan pagi tadi pukul 06.00 WIB.

"Tiap 6 jam ada sembahyang sampai nanti pukul 24.00 WIB," sebutnya.

Di hari Nyepi, umat Hindu melaksanakan Catur Brata atau empat pantangan yang harus dijalankan saat melaksanakan hari Nyepi, yakni tidak boleh menyalakan api, tidak boleh berfoya-foya, tidak berpergian ke luar rumah dan tidak melakukan pekerjaan.

Bagi Ariawan, hari Nyepi di Jakarta memang berbeda suasananya dengan Bali. "Kalau di Bali pastinya lebih hikmat ya, lebih terasa suasana Nyepi. Kalau di Jakarta, masih ada aktivitas warga dan juga masih terdengar suara mobil," ujarnya.

Pura Aditya Jaya, Jakarta, saat Hari Raya Nyepi. Foto: Bisma Alief/detikcom


Yang pasti, Ariawan dalam doanya menyelipkan permohonan agar kedamaian umat beragama tetap terjaga. Selain itu warga juga didoakan untuk tetap menjaga lingkungan.

"Untuk lebih damai antar sesama umat beragama dan saling menjaga lingkungan," kata Ariawan.

(fdn/miq)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini