Peristiwa itu terjadi pada Senin (7/3) siang lalu. Pelaku mencuri spion mobil Toyota Avanza milik Riky Puma (34), yang diparkir di samping rumahnya di Cipete Selatan, Cilandak, Jaksel.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh detikcom, pelaku datang ke lokasi dengan menggunakan mobil Toyota Yaris bernopol B 1336 TZF. Pelaku memakai kaos warna hitam dan bertopi.
![]() |
Pelaku memarkirkan mobilnya di depan mobil korban. Aksi pencurian berlangsung sekitar 2 menit. Sebelum melakukan aksinya, pelaku melihat-lihat situasi di sekitar lokasi. Kepalanya sesekali terlihat menengadah seperti mencari CCTV.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak lama kemudian pelaku mematahkan spion mobil Avanza sebelah kiri, kemudian langsung dimasukkan ke dalam bajunya. Pria itu lalu masuk ke dalam mobil Yaris. Setelah berhasil mematahkan spion kiri, pelaku langsung mematahkan spion kanan mobil korban. Korban telah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.
"Saya lagi pulang ke Bandung. Saya tahunya dari teman saya, kalau spion mobil saya dipatahkan. Kan saya titip mobil ke teman saya," ujar Riky kepada detikcom, Rabu (9/3/2016).
Polisi yang mendapat laporan bergerak cepat memburu pengemudi mobil Toyota Yaris yang mencongkel spion mobil Toyota Avanza itu. Pelaku pun berhasil ditangkap di kawasan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
"Pelaku sudah ditangkap di Bintaro, di rumahnya," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, saat dikonfirmasi detikcom.
![]() |
Pelaku bernama Jeffri Febrianto (40) ditangkap Unit V Subdit Jatanras dipimpin Kompol Buddi Towoliu, di Kampung Bintaro Mulya I No 6 Pesanggrahan, Jaksel.
Di lokasi, polisi menyita barang bukti mobil Toyota Yaris yang digunakan pelaku, 7 buah kaca spion dan topi yang digunakan pelaku pada saat melakukan aksinya di Jl H Saidi, Cipete Selatan, Jaksel.
Pelaku ditangkap setelah polisi menelusuri pelat mobil Toyota Yaris B 1336 TZF yang dikemudikan oleh pelaku. Saat ini polisi masih memeriksa intensif pelaku.
"Kami masih mengembangkan pelaku ini jualnya ke mana, karena kami menemukan ada 7 spion di rumahnya, tetapi pengakuannya belum pernah dijual," ujar Budi saat dihubungi terpisah. (dra/dra)













































