Pantauan pukul 08.00 WIT di dermaga Pulau Plun, sudah ada 5 kapal pesiar dan satu pesawat amfibi yang merapat. Data hari sebelumnya, sudah 200 orang mendarat di pulau yang juga dijuluki sebagai 'bird island' ini.
Cuaca berawan sejak subuh, bahkan gerimis sempat turun sekitar jam 07.00 WIT. Para ilmuwan dari University of Hawaii Instistute of Astronomy dan lembaga antariksa Amerika Serikat NASA, tampak sibuk menyiapkan alat di sekitar dermaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau hanya awan tipis tidak masalah. Tapi kalau mendung, yah it's a total waste," ujarnya saat ditemui di Pulau Plun, Rabu (9/3/2016).
Achut dan timnya melakukan pengamatan terhadap aktivitas elektron pada korona atau lapisan terluar matahari. Mereka membandingkan ukuran, bentuk, kecepatan, dan suhu elektron korona matahari dengan kondisi tahun sebelumnya.
Selain di Pulau Plun, NASA juga melakukan pengamatan di Pandopo Teluk Maba, Halmahera Timur. Sedangkan tim dari University of Hawaii juga menempatkan tim pemantau si Lantai 2 Kantor Bupati Maba. (up/dra)











































