Pantauan detikcom, warga lintas usia mulai berdatangan ke gedung sejak pukul 05.30 WIB, Rabu (9/3/2016). Di gedung TDMRC disedikan 5 teleskop dan empat teodolit milik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh serta satu teropong milik BMKG stasiun Mata Ie, Aceh Besar.
Peralatan untuk melihat gerhana sudah terpasang di lokasi. Dari lokasi, BMKG juga akan melakukan live streaming. Selain itu, Kanwil Kemenag juga menyediakan 150 kacamata gerhana yang akan dibagi-bagi untuk warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Aceh ada dua lokasi observasi gerhana yaitu Banda Aceh dan Lhokseumawe. Di Banda Aceh sendiri, pihak Kanwil Kemenag memasang teleskop di dua lokasi yaitu gedung TDMRC dan masjid Baiturrahim Ulee Lheue.
"Di masjid ada satu teleskop yang kita pasang. Hal ini kita lakukan sebagai antisipasi jika di gedung ini penuh," kata Operator Badan Hisap dan Rukyat Provinsi Aceh, Aznur Johan. (aws/aws)











































